Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ketahui, Ini Alasan Kucing Mengikuti Manusia

Hal ini tentu membuatmu bingung dan bertanya-tanya apa yang membuat seekor kucing mengikutimu. Apakah ada sesuatu yang diinginkan kucing?

Dikutip dari akun Instagram @dokterhewan, Selasa (21/9/2021), kucing yang mengikuti manusia disebut kitten-like behaviour atau perilaku seperti anak kucing. 

Ini adalah kebiasaan yang dilakukan anak kucing untuk mengikuti induknya guna belajar hidup hingga menjadi mandiri.

Jadi, seekor kucing mengikuti manusia untuk mengetahui cara bertahan hidup selayaknya dia mengikuti induknya. 

Selain itu, kucing mengikuti manusia karena merasa aman saat berada di orang tersebut sehingga kamu perlu membelai dan memperhatikannya.

Namun, selain hal itu, ada beberapa alasan kucing mengikuti manusia seperti berikut ini. 

Merasa bosan

Berbeda dengan kucing liar yang bisa melakukan segala aktivitas sesuai keinginannya, kucing rumahan atau kucing peliharaan akan mudah bosan karena tak bisa berbuat banyak.

Bahkan terkadang sahabat bulu merasa bingung mau melakukan hal apa. Karena itu, kucing yang mengikutimu secara tidak langsung mengungkapkan bahwa dia merasa bosan dan ingin kamu menghiburnya. 

Meminta makan

Meminta makan menjadi salah sayu alasan kucing mengikuti manusia. Terkadang beberapa pemilik kucing lupa memberi makan sahabat bulu mereka. Akibatnya, kucing lapar dan terus mencari makan. 

Salah satu cara kucing mencari makan adalah mengikuti pemiliknya atau orang lain agar mereka bisa diberi makan. 

Ingin mendapat perhatian dan dimanja

Alasan lain kucing mengikuti pemiliknya atau orang lain adalah ingin mendapatkan perhatian dan dimanja. Seperti diketahui, kucing adalah salah satu hewan peliharan yang dikenal senang berperilaku manja. 

Ingin diadopsi

Terakhir, alasan kucing mengikuti manusia adalah ingin diadopsi atau dirawat oleh orang tersebuy. Kejadian ini sering dilakukan kucing liar yang ditemui di jalan. 

Menjadi kucing liar yang tinggal di jalanan tentunya terasa lebih berat dibanding kucing peliharaan atau rumahan. 

https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/21/121617576/ketahui-ini-alasan-kucing-mengikuti-manusia

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com