Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Hal yang Jangan Dilakukan Saat Membersihkan Dapur

Kamu dapat membersihkan dapur di rumahmu dalam sepuluh menit sehari atau dalam satu jam kerja yang padat di akhir pekan.

Namun, bagaimanapun kamu memutuskan untuk membersihkannya, jangan lakukan beberapa kesalahan di bawah ini saat membersihkan dapur.

Dilansir dari Southern Living, Sabtu (5/3/2022), berikut ini tujuh hal yang jangan dilakukan saat membersihkan dapur.

Sebagai gantinya, ganti spons secara teratur atau ganti dengan kain lap yang bisa dicuci setiap hari.

Membilas piring sebelum dimasukkan ke mesin pencuci piring

Jangan membilas setiap bintik makanan dari piringmu sebelum memasukkannya ke dalam mesin pencuci piring.

Berkat kemajuan teknologi, mesin pencuci piring modern bekerja lebih baik jika kamu melewatkan langkah itu sepenuhnya.

Menggunakan bahan pembersih keras di meja granit

Pembersih berbasis asam sitrat, cuka, pemutih, atau produk abrasif lainnya dapat merusak meja granit.

Membersihkan lantai dapur terlebih dahulu

Ketika berencana membersihkan dapur, jangan bersihkan bagian lantai terlebih dahulu.

Sebagai gantinya, cuci piring, bersihkan lemari dan peralatan, bersihkan meja dapur, lalu bersihkan apa pun yang jatuh ke lantai.

Lupa membersihkan wastafel dapur

Wastafel dapur atau bak cuci piring yang kamu miliki mungkin masih terlihat mengilap dan bersih, tetapi tampilannya bisa menipu.

Sebab, wastafel dapur adalah tempat paling banyak kuman di rumahmu dan harus digosok dan disanitasi.

Hanya membersihkan, tidak mendisinfeksi

Membersihkan itu penting, tetapi begitu juga mendisinfeksi. Itulah langkah ekstra penting yang akan membunuh kuman, seperti bakteri dan virus.

Pastikan juga untuk mencuci semua yang disentuh tangan di dapur. Kenop-kenop di atas kompor, gagang pintu kulkas, dan keran wastafel semuanya membutuhkan scrub dan desinfektan yang baik.

https://www.kompas.com/homey/read/2022/03/05/132900276/7-hal-yang-jangan-dilakukan-saat-membersihkan-dapur

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com