Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Lemari Dapur, Pindahkan

Meski begitu, ada banyak barang yang seharusnya tidak disimpan di lemari dapur. Mungkin terasa sepele, tetapi penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan lebih dari sekadar kekacauan serta merusak barang-barang tertentu seiring waktu. 

“Lemari dapur dimaksudkan sebagai ruang untuk organisasi dan efisiensi, membantu kamu menyiapkan makanan, tetapi tidak semua barang pantas berada di balik pintu-pintu itu," kata Laurie Hise, pendiri Passionate Penny Pincher. 

Menurut Hise, beberapa barang dapat terpengaruh perubahan suhu, penumpukan kelembapan, atau membuat lemari dapur lebih sulit diakses.

Nah, dilansir dari Real Simple, Minggu (29/3/2026), berikut sejumlah barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari dapur. 

Namun, Hise menyarankan tidak melakukan hal ini. “Memasak dan mencuci piring menghasilkan kelembapan yang dapat merusak buku masak dan resep tulisan tangan dengan melengkungkan halaman atau menyebabkan masalah kelembapan,” jelasnya.

Ia merekomendasikan menyimpan buku masak di tempat kering dan sejuk, jauh dari sumber kelembapan dan panas tersebut.

“Pertimbangkan rak buku di ruang makan yang berdekatan atau sudut dapur yang khusus untuk penyimpanan," ucapnya. 

Peralatan makan kertas

Selanjutnya, barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari dapur adalah peralatan makan kertas. 

Baik kamu terlalu sibuk mencuci piring maupun terlalu lelah melakukan pembersihan besar-besaran, sulit menyangkal kenyamanan peralatan makan kertas, seperti serbet, piring, dan gelas.

Namun, apabila tidak menyimpannya di tempat tepat, berisiko merusaknya. “Piring dan serbet kertas membutuhkan tempat kering, seperti lemari dapur atau rak tinggi,” jelas Hise.

Hindari area lembap untuk mencegah piring yang mudah rusak, serbet basah, dan kemungkinan jamur.

Tisu kertas

Banyak dari kita menyimpan tisu kertas di lemari dapur, jadi mungkin tidak tampak bermasalah, tetapi Jessica Litman dari The Organized Mama mengatakan ada tempat yang lebih cerdas untuk perlengkapan dapur ini.

“Saya tahu, kedengarannya bukan masalah besar, tetapi jika lemari bawah itu dekat dengan air dan ada tumpahan, tebak apa yang terjadi pada tisu kertas?” ujarnya.

Sebagai gantinya, Litman merekomendasikan menyimpannya di lemari yang jauh dari area yang berair. 

Rempah-rempah

Hise mengatakan memastikan rempah-rempah tetap segar dan enak adalah menjauhkannya dari kompor dan tempat-tempat yang menghasilkan uap.

“Simpan di tempat sejuk dan kering, seperti laci, lemari yang jauh dari panas, atau rak di atas meja,” sarannya.

Panas dan uap membunuh rasa serta tidak membuat rempah-rempah bertahan lama.

"Meski tidak masalah meninggalkan sabun cuci piring di dekat wastafel, tidak semua perlengkapan pembersih harus mudah diakses," imbuh Katie Dills, presiden The Cleaning Authority.

Banyak produk pembersih yang tersedia secara komersial mengandung bahan kimia keras, jadi kamu berisiko terkontaminasi secara tidak sengaja jika menyimpan produk-produk ini di dekat makanan, peralatan masak, atau peralatan lainnya. 

Selain itu, lemari merupakan risiko keselamatan bagi anak-anak atau hewan peliharaan jika mudah diakses. 

Minyak curah

Terakhir, barang yang sebaiknya tidak disimpan di lemari dapur adalah minyak curah. 

“Minyak curah dapat cepat menjadi tengik, terutama jika disimpan di dekat oven atau lemari dapur yang hangat,” kata Litman.

Sebagai gantinya, simpan botol kecil dan simpan sisanya di tempat penyimpanan yang sejuk atau ruang bawah tanah. 

https://www.kompas.com/homey/read/2026/03/29/154114976/6-barang-yang-sebaiknya-tidak-disimpan-di-lemari-dapur-pindahkan

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com