Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Toilet, Ini 6 Benda Paling Kotor di Kamar Mandi

Kompas.com, 25 Maret 2021, 07:24 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti yang diketahui, jika kamar mandi merupakan tempat paling lembap di antara area rumah lainnya.

Kelembaban yang ada di kamar mandi menjadi tempat yang sempurna bagi bakteri dan kuman untuk berkembang biak.

Meskipun terlihat semua benda di dalam kamar mandi tidak kotor karena sering dibersihkan, namum dilansir dari Reader's Digest, Kamis (25/3/2021), ada beberapa benda di dalam kamar mandi yang paling kotor dan memiliki banyak kuman di dalamnya.

Baca juga: 5 Tips Mengatur Kamar Mandi Berdasarkan Feng Shui yang Baik

Apa saja? Berikut beberapa benda yang memiliki kuman terbanyak di dalam kamar mandi:

1. Lantai

Lantai kamar mandi bisa menampung lebih banyak kuman daripada area lain di kamar mandi. Hal ini dikarenakan lantai bersentuhan dengan bakteri yang sama karena setiap siraman melepaskan bakteri ke udara.

Untungnya, mudah untuk menahan semprotan hanya dengan menutup tutupnya sebelum Anda menyiramnya, katanya.

2. Sikat gigi

Jika lantai paling kotor, sikat gigi Anda adalah hotspot terbesar kedua bagi kuman di kamar mandi Anda. Sikat gigi Anda menyerap bakteri tidak hanya dari mulut, tetapi di mana pun Anda meletakkannya.

Misalnya, Anda meletakkanya di atas wastafel, dan itu bisa mentransfer bakteri, begitu juga toilet jika Anda tidak menutup tutupnya sebelum menyiram bakteri akan menyebar ke udara.

Baca juga: Cara Membersihkan Saluran Kamar Mandi yang Tersumbat

3. Tempat sikat gigi

Sikat gigi Anda tidak menahan kumannya sendiri. Sebuah studi dari organisasi kesehatan masyarakat NSF International menemukan bahwa 64 persen pemegang sikat gigi mengandung jamur dan ragi, dibandingkan dengan 27 persen dudukan toilet.

Mereka juga jauh lebih mungkin mengandung coliform atau staph, menurut penelitian. Anda memasukkan sikat Anda, yang lembap atau basah, dan sisa air itu menetes ke bawah dan terkumpul di dasar cangkir.

Kuman cenderung menyukai lingkungan yang hangat dan lembap.

4. Gagang keran

Pegangan wastafel mengandung lebih dari 600 kali lebih banyak mikroorganisme per inci persegi daripada pegangan toilet. Anda mungkin mengelap flusher setiap kali membersihkan toilet, tetapi gagang wastafel adalah tempat yang sering terlewat saat kegiatan pembersihan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau