Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Kesalahan Meletakkan Sikat Gigi di Dalam Kamar Mandi

Kompas.com, 14 April 2021, 04:09 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak hanya membersihkan kamar mandi dan peralatan yang ada di dalamnya saja, namun Anda juga harus memerhatikan peletakkan perlengkapan mandi di dalamnya.

Faktanya, beberapa orang asal meletakkan sikat gigi di dalam kamar mandi, padahal hal tersebut menjadi wadah untuk perkembangan kuman. Selain itu, yang harus diperhatikan adalah cara membersihkannya.

Dilansir dari Apartment Therapy, Rabu (14/4/2021), The American Dental Association (ADA) merekomendasikan cara yang benar untuk merawat sikat gigi Anda setelah menyikat adalah dengan membilasnya dengan baik agar semua residu terlepas.

Baca juga: 10 Barang Ini Ada Tanggal Kedaluwarsanya, Sandal hingga Sikat Gigi

Kemudian, kocok dengan baik untuk menghilangkan kelebihan air, lalu simpan tegak di dalam cangkir atau wadah sehingga itu tidak menyentuh sikat gigi lainnya.

Yang lebih penting lagi, ADA merekomendasikan untuk menyimpan sikat gigi Anda di tempat terbuka yakni bukan menempatkannya di lemari sehingga dapat terkena udara dan sinar matahari dan dapat mengering secara alami sebelum digunakan lagi malam itu atau keesokan paginya.

“Lingkungan lembap seperti wadah tertutup lebih kondusif bagi pertumbuhan mikroorganisme daripada udara terbuka,” kata ADA.

Berikut beberapa kesalahan yang mungkin Anda lakukan. 

Baca juga: Perlukah Memasang Exhaust Fan di Kamar Mandi dan Apa Saja Manfaatnya?

Meletakkan sikat gigi di permukaan rata 

Anda melakukan yang benar dengan mengibaskan sikat gigi dengan baik setelah menyikat, tetapi meletakkannya di atas meja akan memungkinkan air yang tidak terlepas dari bulu sikat untuk menggenang, menciptakan lingkungan yang sempurna bagi pertumbuhan bakteri.

Letakkan sikat gigi di gelas sehingga bisa mengering secara sendiri.

Meletakkan sikat gigi dengan toilet

Anda menyimpannya secara tegak di dalam cangkir, jadi tidak menyentuh sikat lain, tetapi seberapa dekat jarak sikat gigi Anda dengan toilet?

Jika kamar mandi Anda kecil dan Anda memiliki flusher yang kuat, air toilet itu bisa sangat berbahaya di dekat sikat gigi Anda.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau