Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Ampuh Menangkap Tikus yang Sering Berkeliaran di Plafon Rumah

Kompas.com, 26 April 2021, 18:24 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya muncul dan menganggu di permukaan lantai dalam rumah, tikus juga bisa bersarang dan hidup di plafon atau langit-langit rumah. Ketika tikus muncul di plafon rumah, tidak sedikit penghuni rumah pasrah dengan membiarkan begitu saja karena merasa sulit untuk menjebaknya.

Namun, apabila dibiarkan terus menerus, tikus yang hidup di plafon akan berkembang biak dan menghadirkan risiko kerusakan plafon dan beberapa bagian di dalamnya, khususnya kabel listrik. 

Baca juga: 5 Tanda Tikus Ada di Dalam Rumah

Untuk itu, sudah seharusnya kamu memusnahkan tikus di plafon rumah. Bagaimana caranya? Dilansir dari berbagai sumber, Senin (26/4/2021), berikut ini tips menyingkirkan tikus di plafon rumah

1. Periksa Celah Lubang di Plafon dan Genteng

Hal penting yang harus diperhatikan untuk mencegah tikus hadir adalah memastikan plafon dan genteng aman dari lubang serta sama sekali tidak bermasalah. Setiap lubang yang berukuran sekecil apa pun bisa jadi akses bagi tikus masuk ke rumah.

Tahan terlebih dahulu tikus yang sudah masuk ke plafon rumah. Setelah itu, kamu baru bisa menyingkirkan tikus yang bersembunyi di plafon untuk mengatasi masalah ini secara efektif. 

Baca juga: Jangan Diracun, 5 Bahan Alami Ini Ampuh Usir Tikus

Cari lubang dan celah di bagian plafon dan genteng. Periksa di sekitar pipa, saluran, kabel koaksial, dan ventilasi pengering apakah ada bukaan yang tidak tertutup. Periksa sambungan antara kusen pondasi dan dinding serta bingkai ventilasi pondasi.

Gunakan sealant untuk menutupi lubang yang ada. Sealant adalah bahan yang dapat melekat ke setidaknya dua permukaan dan mengisi ruang di antara itu sebagai pembatas atau lapisan pelindung. 

Baca juga: 5 Cara agar Tikus Tidak Bersarang di Dapur

Dengan menggunakan sealant yang tahan lama dan sesuai, isi lubang ini untuk memastikan tikus tidak bisa masuk ke plafon rumah. Pastikan sealant tahan terhadap hewan pengerat karena tikus dapat mengunyah beberapa sealant seperti busa.

2. Pangkas Pohon dan Semak di Sekitaran Rumah 

Tikus terkenal karena kemampuannya memanjat selain bisa melompat sekitar 2,3 meter ke bawah, tergantung pada ketinggian pohon. Dengan memangkas cabang pohon dan semak yang tumbuh di sekitaran rumah atau menyentuh atap rumah, kamu telah menghilangkan "tangga" untuk tikus tersebut. 

Baca juga: Tips Membuat Perangkap Tikus Sendiri, Pakai Ember

Dengan memangkasnya, kamu juga menghilangkan tempat persembunyian yang digunakan tikus pada siang hari. Dengan demikian, dipastikan bahwa mereka tidak memiliki jalan masuk ke rumahmu atau lebih khusus lagi plafon rumah. 

3. Simpan Makanan dengan Benar 

Ini adalah sedikit tips pencegahan tambahan, tetapi tetap efektif. Dengan memastikan bahwa makanan tersimpan dengan benar dan tidak ditinggalkan di tempat terbuka, kamu mengambil sumber makanan yang dapat menarik perhatian tikus.

Mengingat tikus dapat bertahan hidup dengan tiga gram makanan sehari, kamu perlu memastikan bahwa kotoran kecil seperti remah-remah atau noda yang terjatuh harus segera dibersihkan. 

Baca juga: Ada Tikus di Dapur? Ini 4 Cara Mudah Membasminya

Ini akan memastikan tikus tidak dapat menumbuhkan koloninya atau mendapatkan persediaan yang cukup untuk bertahan hidup di plafon rumah. Masuki dan periksa bagian plafon untuk mencari area bernoda urine dan jejak kotoran tikus. 

Umumnya tikus memilih area terpencil di bagian sudut untuk tempat bersarang dan berjalan di samping balok langit-langit plafon serta gypsum.

4. Letakkan Perangkap di Area Aktivitas Tinggi

Ini mungkin bagian paling penting untuk menyingkirkan tikus di plafon. Keberhasilan upaya menyingkirkan tikus tergantung pada jenisnya perangkap, entah itu perangkap hidup, perangkap jepit, jumlah, dan lokasi strategis perangkapmu.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau