Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Manfaat Memelihara Kucing, dari Meredakan Stres sampai Lebih Sehat

Kompas.com, 1 Agustus 2021, 11:50 WIB
Lolita Valda Claudia,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Healthline

JAKARTA, KOMPAS.com- Banyak alasan seseorang memutuskan memelihara kucing. Mulai dari, kecintaan terhadap kucing, mencari hiburan, hingga hanya sekadar kasihan melihat kucing jalanan yang tak terurus.

Namun, tak sedikit pula yang menganggap kucing peliharaan sebagai bagian keluarga sehingga mencurahkan kasih sayang yang besar seperti memberikan makanan terbaik, memeriksakannya saat sakit, memandikan dan membersihkan kandangnya secara teratur, hingga membuatkan pakaian-pakaian lucu khusus si kucing.

Baca juga: 5 Pilihan Makanan untuk Kucing Kampung agar Cepat Gemuk

Hewan mamalia karnivora satu ini memang membuat banyak orang terpesona dengan kelincahannya, kelucuannya, dan tingkahnya yang menggemaskan.

Namun, tahukah kamu bahwa ilmuwan menemukan bahwa memelihara kucing memiliki banyak manfaat kesehatan?

Melansir dari Healthline, Minggu (01/08/2021), berikut ini manfaat memelihara kucing.

Baca juga: 5 Tanda Kucing Merindukan Pemiliknya

Lebih bahagia

Menurut sebuah penelitian di Australia, mereka yang memelihara kucing memiliki kesehatan psikologis yang lebih baik daripada orang yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Pada penelitian yang dilakukan berdasarkan kuesioner, para pencinta kucing ini mengaku merasa lebih bahagia, lebih percaya diri, fokus menghadapi masalah dalam hidup mereka, serta merasa lebih sejahtera.

Baca juga: Bolehkah Kucing Makan Makanan Anjing?

Kualitas hidup lebih baik untuk anak-anak

Mengadopsi kucing juga berdampak baik untuk anak-anak. Dalam survei terhadap lebih dari 2.200 anak muda Skotlandia berusia 11-15 tahun, anak-anak yang memelihara kucing diketahui memiliki kualitas hidup lebih tinggi.

Jalinan ikatan antara kucing dan pemiliknya yang semakin kuat membuat keduanya merasa lebih bugar, energik, penuh perhatian, dan tidak lagi sedih atau kesepian.

Baca juga: Tips Memandikan Kucing Agar Tidak Dicakar

Meredakan stres

Ilustrasi memelihara kucing, kucing peliharaan. PIXABAY/KLIMKIN Ilustrasi memelihara kucing, kucing peliharaan.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti mengunjungi 120 pasangan menikah di rumah mereka untuk mengamati bagaimana mereka akan merespons stres dan apakah kucing bisa membantu meredakan stres.

Terhubung ke monitor detak jantung dan tekanan darah diketahui bahwa pasangan yang memelihara kucing memiliki detak jantung dan tekanan darah yang lebih rendah daripada orang yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Baca juga: Mengetahui 8 Posisi Tidur Kucing dan Artinya

Mengapa kucing begitu menenangkan? Kucing tidak akan menghakimi kita karena kemampuan matematika kita yang buruk atau tidak bisa mengerjakan tes yang diberikan penelitian.

Selain itu, kucing juga tidak akan ikut stres saat pemiliknya merasa tertekan. Itulah mengapa kucing bisa memberikan ketenangan dan meredakan stres terhadap pemiliknya.

Baca juga: Mengapa Kucing Memiliki Mata yang Berwarna-Warni?

Membangun koneksi antarmanusia

Penelitian menemukan pemilik kucing lebih sensitif secara sosial, lebih percaya pada orang lain, dan lebih menyukai orang lain daripada orang yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau