Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Alasan Kasur Mengeluarkan Bunyi Derit saat Ditiduri

Kompas.com, 19 Februari 2022, 12:12 WIB
Nabilla Ramadhian,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

Akan tetapi, gesekan akan cukup berkurang dan bunyi derit akan hilang sepenuhnya, atau setidaknya akan berkurang dan menjadi lebih tenang.

Ilustrasi kamar tidur, ilustrasi tanaman di kamar tidurUnsplash/Spacejoy Ilustrasi kamar tidur, ilustrasi tanaman di kamar tidur

Untuk pelumas, gunakan tipe dry lubricant. Pelumas semprot ini terasa basah saat dikeluarkan, namun kering dalam beberapa detik. Mereka aman untuk furniturmu, dan tidak akan menetes ke lantai.

4. Tempat tidur kayu membutuhkan selotip felt tape

Beberapa tempat tidur kayu memiliki dua papan (stringer rail) yang membentang dari kepala tempat tidur ke ujung tempat tidur.

Baca juga: Ternyata, Ini Manfaat Mengecat Dinding Kamar Tidur dengan Warna Hitam

Pada setiap ujung papan terdapat kait logam yang dipasang pada lubang di kepala dan ujung tempat tidur.

Saat kasur mengalami tekanan, papan-papan tersebut saling bergesekan dengan kepala dan ujung tempat tidur sehingga menyebabkan bunyi derit.

Untuk mengatasinya, kamu dapat menambahkan selotip jenis felt tape pada ruang antara papan dan kepala atau ujung tempat tidur guna menghilangkan derit.

5. Dipan memerlukan bantalan

Pergeseran dipan pada bagian dalam rangka tempat tidur dapat menyebabkan kasur berderit. Tambahkan bantalan di antara komponen tersebut untuk membantu mengurangi suaranya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau