Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Menanam Tanaman Tapi Lahan Sempit? Ini 6 Metode yang Bisa Dicoba

Kompas.com, 19 Februari 2022, 14:30 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Lahan terbatas sering kali dianggap menjadi hambatan bagi seseorang yang ingin menanam tanaman.

Namun, perlu diketahui bahwa lahan terbatas bukan lagi hambatan untuk bisa menanam beragam tanaman di sekitaran rumah.

Sebab, ada beberapa metode budidaya tanaman yang tidak memerlukan lahan atau tanah yang luas.

Baca juga: Ini Cara Menguji Kualitas Tanah Pot Sebelum Menanam Tanaman

Dikutip dari beberapa sumber, Sabtu (19/2/2022), berikut ini adalah enam metode dalam menanam tanaman di lahan yang sempit.

Ilustrasi menanam sayuran dengan sistem hidroponik. PIXABAY/41330 Ilustrasi menanam sayuran dengan sistem hidroponik.
Hidroponik

Hidroponik merupakan teknik menanam tanaman menggunakan media air tanpa media tanah. Air diberi nutrisi yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Kebutuhan air pada budidaya tanaman secara hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya tanaman dengan tanah.

Tabulampot

Tabulampot adalah kepanjangan dari tanaman buah dalam pot, yakni tumbuhan yang dibudidayakan didalam pot yang tujuannya yaitu untuk hiasan ataupun untuk di produksi buahnya.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menanam Tanaman Dalam Pot

Vertikultur

Vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat, baik di dalam ruangan maupun luar ruangan.

Teknik budidaya tanaman ini adalah konsep penghijauan yang cocok untuk daerah perkotaan dan lahan terbatas.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau