Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengecat Rumah

Kompas.com, 4 Maret 2022, 17:04 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengecat rumah tampaknya menjadi tugas yang mudah dilakukan. Kamu hanya perlu memilih jenis cat, warna yang disukai, dan langsung mewarnai dinding. 

Namun, ternyata proses mengecat rumah tidak segampang itu dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Tak heran, banyak orang yang melakukan kesalahan ketika mengecat ruangan.

Disadur dari Taste of Home, Jumat (4/3/2022), berikut kesalahan yang sering dilakukan orang saat mengecat rumah

Baca juga: Ternyata, Ini Manfaat Mengecat Dinding Kamar Tidur dengan Warna Hitam

Tidak membeli cukup cat

Ilustrasi cat.FREEPIK/RACOOL_STUDIO Ilustrasi cat.

Salah satu kesalahan paling umum yang menghambat proses pengecatan rumah adalah tidak membeli cukup cat. Untuk itu, sebelum mengecat rumah, ukuran ruangan terlebih dulu guna mengetahui jumlah cat yang diperlukan.

Selain itu, membeli cat tambahan di tengah proses pengecatan dapat memungkinkanmu memilih warna yang berbeda. 

Pelit dalam alat mengecat

Memilih kuas dan rol yang buruk dapat berdampak buruk pada kualitas atau hasil pengecatan. 

Nap roller atau kuas murahan dapat menyebabkan hasil akhir yang berkualitas tinggi tidak melapisi dinding dengan baik erta menunjukkan bulu halus, goresan, dan bekas kuas,” kata Rick Watson, Director of Product Information and Technical Services di Sherwin-Williams, sebuah perusahaan industri manufaktur cat dan pelapis di Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Hindari, Ini 6 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mengecat Dinding

Nap adalah kain yang terdapat pada roller cat. Biasanya, setiap roller cat memiliki ketebalan nap yang berbeda. Mereka dirancang khusus untuk permukaan berbeda di sekitar rumah.

Watson melanjutkan, kamu perlu menyesuaikan nap dengan permukaan yang dicat guna menghindari cat menggelembung. 

Untuk permukaan halus, gunakan nap busa atau nap pendek, nap medium dapat digunakan untuk permukaan kasar, dan nap panjang untuk permukaan bertekstur. 

“Menggunakan kuas dan roller yang direkomendasikan produsen cat akan memberimu hasil akhir yang ideal,” terang Watson.

Baca juga: Simak, 4 Tips Mengecat Dapur Sempit agar Terlihat Lebih Luas

Tidak mempersiapkan dinding

Ilustrasi mengecatFREEPIK.COM/RAWPIXEL.COM Ilustrasi mengecat

Dinding yang kotor, lembap, atau tidak disiapkan dengan baik dapat membuat hasil akhir cat tidak terlihat rapi.

Field Implementation Manager di Benjamin Moore, Mike Mundwiller, mengatakan pengecatan yang sempurna sangat bergantung pada kondisi dinding atau permukaan. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau