Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Tanda, Penyebab, hingga Pengobatan Penyakit Gigi pada Kucing

Kompas.com, 4 Maret 2022, 12:12 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Kucing rentan mengalami masalah kesehatan, bahkan kucing peliharaan sekalipun. Saat hewan peliharaan sakit tentu kita menjadi cemas karena mereka akan kehilangan nafsu makan dan energi untuk bermain.

Salah satu masalah umum yang menyerang kucing adalah masalah gigi. Gusi, gigi dan mulut kucing sama pentingnya dengan manusia. Karena itu bagian tubuh kucing ini pun perlu perawatan secara rutin.

Melansir dari Mishi Pets, Jumat (04/03/2022), masalah pada gigi kucing seringkali dapat menyebabkan masalah kesehatan lain dalam jangka panjang. Berikut adalah gejala dan jenis masalah gigi yang sering dialami kucing. 

Baca juga: Ketahui, Ini 3 Penyebab Kucing Takut Air

Tanda-tanda kucing mengalami masalah gigi

Salah satu cara kucing berkomunikasi dengan kita adalah dengan menunjukkan perilaku yang tidak wajar, hal ini untuk memberi tahu jika mereka sedang kesakitan. Apabila kamu khawatir kucing mu mengalami masalah gigi, kamu bisa memperhatikan beberapa tanda berikut ini.

  • Bau mulut yang berlebihan
  • Sakit gusi
  • Muncul plak dan tartar pada gigi
  • Kurang nafsu makan
  • Menggaruk mulut
  • Menghindari makanan keras dan cenderung menyukai makanan basah
  • Mengeluarkan air liur

Baca juga: Alasan Kucing Peliharaan Suka Bersembunyi di Bawah Tempat Tidur

Penyebab masalah gigi pada kucing

Ilustrasi gigi kucing. PIXABAY/PITSCH Ilustrasi gigi kucing.

Masalah gigi seringkali dialami 85% kucing yang bertambah tua. Ini adalah alasan utama mengapa kucing akan mengalami masalah gigi:

  • Usia: gigi menjadi aus akibat dimakan usia
  • Pilihan makanan: sama seperti manusia, pilihan makanan yang salah menyebabkan tumbuhnya plak pada kucing
  • Gigi susu: beberapa kucing mempertahankan gigi susu mereka karena satu dan lain hal. Ini dapat menjadi tempat tumbuhnya bakteri yang menyebabkan infeksi.
  • Ras: beberapa ras kucing lebih rentan terhadap masalah gigi

Sebagian besar penyebab masalah gigi pada kucing adalah terjadi secara alami, namun banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya.

Baca juga: 5 Alasan Kucing Suka Berguling-guling di Lantai

Jenis masalah gigi pada kucing

Ada beberapa jenis masalah gigi berbeda yang mungkin dialami oleh kucing peliharaan. Sebagian besar memiliki gejala yang sama antara satu dan lainnya.

1. Penyakit gusi

Jika kucingmu tiba-tiba menunjukkan gejala gangguan gigi, coba periksa bagian gusinya. Kucing dengan penyakit gusi akan memiliki gusi dengan lapisan merah dibagian bawah gusi dan gigi. Beberapa masalah gusi yang sering menyerang kucing adalah:

Gingivitis: penyebab utamanya adalah karang gigi dan infeksi sehingga timbul peradangan. Gingivitis membuat kucing kesulitan makan.

Gingivostomatitis : penyakit gusi ini lebih buruk dari gingivitis, peradangannya dapat melebar keseluruh mulut hingga rahang belakang kucing. Ini adalah masalah serius yang bisa dialami oleh kucing dengan penyakit gusi.

Baca juga: 5 Manfaat Memberikan Mainan Interaktif untuk Kucing Peliharaan

2. Penyakit gigi

Masalah gigi dapat mencakup penyakit atau kondisi gigi, bersama dengan kerusakan fisik pada gigi mereka. Berikut adalah beberapa masalah gigi utama yang dapat terjadi pada kucing:

Gigi patah: masalah pada gusi dapat membuat akar gigi menjadi bermasalah sehingga menyebabkan gigi menjadi patah

Reabsorpsi gigi: ini adalah kondisi serius yang terjadi ketika bagian dari gigi terkikis karena kesehatan gigi yang buruk.

Root abscesses: abses akar dapat terjadi pada kucing. Ini terjadi ketika suatu area terinfeksi, sehingga menyebabkan gusi bengkak dan bernanah.

Jika kucing peliharaan mu mengalami masalah kesehatan gigi diatas,sebaiknya segera bawa kucing ke klinik hewan. Pencabutan gigi mungkin akan dilakukan agar infeksi tidak menyebar. Dokter akan melakukan perawatan yang sesuai dengan kondisi mulut kucing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau