Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Paling Ampuh untuk Membasmi Kecoak di Rumah

Kompas.com, 25 April 2025, 18:25 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kehadiran kecoak di rumah sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman. Selain dianggap sebagai simbol kebersihan yang buruk, kecoak juga dikenal sebagai pembawa berbagai kuman dan penyakit. 

Ada banyak cara untuk membasmi kecoak, namun manakah yang paling ampuh?

Melansir The Spruce, Jumat (25/4/2025), berikut adalah beberapa cara membasmi kecoak yang direkomendasikan oleh para ahli pengendalian hama.

Baca juga: Ragam Penyebab Banyak Kecoak di Rumah, Bikin Kotor dan Bau

Semprotan insektisida 

Semprotan aerosol atau cairan insektisida merupakan cara tercepat untuk membunuh kecoa secara langsung. Produk ini biasanya mengandung bahan kimia yang menyerang sistem saraf kecoa dan membuatnya mati dalam hitungan detik.

Penggunaan semprotan ideal ideal untuk area seperti celah dinding, belakang lemari dapur, kolong wastafel, di sekitar saluran pembuangan, atau bawah peralatan rumah tangga. 

Namun, penting untuk membaca label produk terlebih dahulu agar tidak merusak permukaan tertentu, seperti ubin atau plastik. Selain itu, pastikan kamu tidak , menggunakannya di dekat penyimpanan makanan.

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak dari Lemari Dapur

Asam borat

Asam borat adalah bahan kimia alami yang membunuh kecoak dengan cara menyerap kelembapan dari tubuhnya hingga dehidrasi. 

Campuran yang umum digunakan terdiri dari asam borat, tepung, dan gula dengan perbandingan seimbang. Gula berfungsi sebagai pemikat, tepung sebagai pengikat, dan asam borat sebagai pembunuh.

Taburkan campuran tersebut di tempat-tempat yang sering dilalui kecoak seperti sepanjang papan bawah, belakang lemari atau celah-celah di dapur dan kamar mandi. 

Ingat, jangan gunakan campuran ini di area penyimpanan makanan dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan karena asam borat bersifat toksik.

Baca juga: 4 Aroma yang Tidak Disukai Kecoak

Perangkap lengket 

Perangkap lengket biasanya berupa kotak kecil dengan lem di dasarnya. Ketika kecoak masuk, kecoak akan menempel dan tidak bisa pergi. 

Perangkap ini efektif untuk menangkap kecoak satu per satu, namun tidak cukup untuk menangani infestasi besar.

Tempatkan perangkap ini di sudut gelap dan area tersembunyi, seperti bawah lemari dapur atau belakang kulkas. Periksa secara berkala dan ganti jika sudah penuh.

Baca juga: 5 Aroma Minyak Esensial yang Ampuh Membasmi Kecoak dari Rumah

Umpan racun 

Selanjutnya, kamu bisa membasmi kecoak dengan umpan berisi racun yang dicampur dengan makanan. Setelah kecoak memakan umpan tersebut, hewan itu akan membawanya ke sarang dan menyebarkannya ke kecoa lain.

Letakkan umpan di sepanjang jalur yang biasa dilalui kecoak, seperti sudut dapur, di dekat pipa, dan belakang peralatan. 

Agar efektif, pastikan umpan diletakkan sejajar dengan permukaan lantai atau dinding karena kecoak jarang melintasi area terbuka. Jangan semprotkan pembersih di sekitar umpan karena akan menghilangkan aroma yang menarik kecoa.

Jika kamu sudah mencoba berbagai metode namun kecoak tetap muncul, ada kemungkinan sudah terlalu banyak kecoak yang bersembunyi di rumahmu. Untuk mengatasinya, kamu mungkin membutuhkan bant

uan pengendali hama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau