Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Sterilisasi atau mengebiri merupakan salah satu perawatan hewan peliharaan yang perlu dilakukan, termasuk pada anjing.
Sterilisasi dilakukan tak lain untuk menjaga kesehatan anjing, baik fisik maupun mentalnya.
Namun, mensterilkan anjing adalah keputusan besar yang harus diambil karena melibatkan proses operasi, tetapi banyak pemilik tidak mengetahui kapan harus melakukannya.
Baca juga: 9 Aroma yang Tidak Disukai Anjing, Jauhkan Segera!
Ilustrasi anjing Maltese. Pada anjing jantan, hal ini dikenal sebagai pengebirian dan melibatkan pengangkatan testis. Pada anjing betina, indung telur dan biasanya rahim diambil, ini disebut pemandulan.
Meski kedua prosedur ini melibatkan bius total, anjing kemungkinan besar akan kembali ke rumah bersama pada hari yang setelah operasi.
Sebagian besar dokter hewan merekomendasikan operasi pemandulan anjing sebagai cara mencegah terjadinya masalah medis yang mengancam jiwa pada masa depan, seperti pyometra, kanker ovarium dan uterus, torsi, atau kista.
Berikut sejumlah manfaat sterilisasi anjing dikutip dari Pet MD:
Baca juga: Apa Penyebab Kucing Terengah-engah Seperti Anjing?
1. Mencegah kehamilan palsu, dan siklus berahi, termasuk perilaku yang berhubungan dengan berahi dan perkawinan.
2. Mengurangi risiko komplikasi pada masa depan seperti kanker susu.
3. Prolaps vagina atau pencegahannya.
4. Mencegah penularan kondisi genetik atau kondisi yang diwariskan.
5. Menstabilkan gangguan endokrin tertentu, seperti diabetes mellitus atau penyakit Cushing
Namun, ada manfaat lain dari sterilisasi anjing, seperti:
Baca juga: 8 Ras Anjing yang Akur dan Dapat Tinggal Bersama Kucing
Ilustrasi anjing Pudel yang merupakan ras anjing asal Jerman.