Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 22 Juli 2025, 08:34 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sterilisasi atau mengebiri merupakan salah satu perawatan hewan peliharaan yang perlu dilakukan, termasuk pada anjing. 

Sterilisasi dilakukan tak lain untuk menjaga kesehatan anjing, baik fisik maupun mentalnya. 

Namun, mensterilkan anjing adalah keputusan besar yang harus diambil karena melibatkan proses operasi, tetapi banyak pemilik tidak mengetahui kapan harus melakukannya.

Baca juga: 9 Aroma yang Tidak Disukai Anjing, Jauhkan Segera! 

Apa itu sterilisasi anjing?

Ilustrasi anjing Maltese. Shutterstock/Evgeniia Shikhaleeva Ilustrasi anjing Maltese.
Dikutip dari The Kennel Club, Selasa (22/7/2025), sterilisasi kadang-kadang disebut pengebirian, pemandulan, atau "memperbaiki", adalah jenis operasi umum yang secara permanen menghentikan kemampuan anjing untuk memiliki anak. 

Pada anjing jantan, hal ini dikenal sebagai pengebirian dan melibatkan pengangkatan testis. Pada anjing betina, indung telur dan biasanya rahim diambil, ini disebut pemandulan.

Meski kedua prosedur ini melibatkan bius total, anjing kemungkinan besar akan kembali ke rumah bersama pada hari yang setelah operasi. 

Manfaat sterilisasi anjing 

Sebagian besar dokter hewan merekomendasikan operasi pemandulan anjing sebagai cara mencegah terjadinya masalah medis yang mengancam jiwa pada masa depan, seperti pyometra, kanker ovarium dan uterus, torsi, atau kista.

Berikut sejumlah manfaat sterilisasi anjing dikutip dari Pet MD

Baca juga: Apa Penyebab Kucing Terengah-engah Seperti Anjing?

1. Mencegah kehamilan palsu, dan siklus berahi, termasuk perilaku yang berhubungan dengan berahi dan perkawinan.

2. Mengurangi risiko komplikasi pada masa depan seperti kanker susu.

3. Prolaps vagina atau pencegahannya.

4. Mencegah penularan kondisi genetik atau kondisi yang diwariskan.

5. Menstabilkan gangguan endokrin tertentu, seperti diabetes mellitus atau penyakit Cushing

Namun, ada manfaat lain dari sterilisasi anjing, seperti:

  • Tidak lagi berkontribusi terhadap masalah kelebihan populasi hewan peliharaan.
  • Mengurangi risiko hewan peliharaan yang tidak diinginkan atau tidak terawat dengan menghentikan siklus birahi serta mencegah kehamilan.
  • Mencegah penyakit.
  • Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Mengurangi perilaku berkeliaran. 
  • Meningkatkan harapan hidup. 

Baca juga: 8 Ras Anjing yang Akur dan Dapat Tinggal Bersama Kucing 

Tanda anjing perlu disteril 

Ilustrasi anjing Pudel yang merupakan ras anjing asal Jerman.SHUTTERSTOCK/studio hoto Ilustrasi anjing Pudel yang merupakan ras anjing asal Jerman.
Memandulkan anjing peliharaan tidak hanya memastikan kesehatannya, tetapi juga membantu mengekang perilaku tertentu yang tidak diinginkan yang terkait dengan kelenjar prostat dan kanker testis. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau