Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Air Panas Vs Dingin, Mana yang Ampuh Menghilangkan Noda pada Pakaian?

Kompas.com, 17 Oktober 2025, 08:56 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Kita semua tentu pernah mengalami noda pada pakaian, dari makanan yang terjatuh, minuman, tinta, kontak dengan permukaan yang kotor, hingga darah. 

Semua noda ini tidak hanya mengotori pakaian atau kain, tapi juga membuat tampilan pakaian menjadi kurang menarik. 

Baca juga: 6 Jenis Pakaian yang Tidak Boleh Masuk Mesin Cuci 

Semua noda ini dapat dihilangkan dari pakaian dengan mudah, asalkan segera bertindak cepat melakukan pembersihan saat noda muncul. 

Namun, hal yang sering menjadi pertanyaan apakah harus menggunakan air panas atau dingin untuk menghilangkan noda?

Tindakan paling aman adalah menggunakan air dingin karena tidak akan merusak kain atau membuat noda menempel. Namun, ada kalanya air panas merupakan pilihan lebih baik.

Pelajari lebih lanjut tentang cara menghilangkan noda dan mencuci pakaian bernoda dengan air dingin atau panas.

Air panas vs dingin, mana terbaik menghilangkan noda?

Ilustrasi keranjang cucian, Ilustrasi mencuci pakaian.PIXABAY/_alicja_ Ilustrasi keranjang cucian, Ilustrasi mencuci pakaian.
Jika tidak yakin apa penyebab noda, selalu mulai dengan air dingin saat mengatasi noda atau mencuci seluruh pakaian.

Air panas dapat membuat noda berbasis protein, seperti susu, telur, atau darah, "memasak" protein ke dalam serat dan membuatnya jauh lebih sulit dihilangkan.

Jika tahu masalahnya adalah noda berminyak/berlemak, air hangat atau panas akan lebih efektif menghilangkan noda.

Namun, selalu baca label perawatan pakaian sebelum bertindak. Jangan pernah mencuci pakaian dengan air yang lebih panas dari yang direkomendasikan label perawatan. 

Baca juga: 5 Jenis Pakaian yang Wajib Dicuci Terpisah

Air panas dapat menyebabkan kain menyusut dan melepaskan pewarna. Gunakan air hangat untuk mencuci pakaian bernoda jika itu yang terbaik untuk kain.

Kemajuan dalam penghilang noda dan detergen pakaian berbasis enzim telah membuatnya jauh lebih efektif menghilangkan noda pada suhu air berapa pun.

Noda dihilangkan di mesin cuci dengan kombinasi aksi termal (suhu air), aksi kimia (detergen pakaian), dan aksi fisik (putaran atau pengadukan di mesin cuci).

Untuk hasil terbaik, oleskan penghilang noda atau detergen ke noda dengan sikat berbulu lembut atau jari kamu. Biarkan bekerja selama 10-15 menit untuk mulai melarutkan noda. Cuci pakaian dengan suhu air yang direkomendasikan pada label perawatan.

Selalu periksa cucian basah sebelum memasukkannya ke mesin pengering. Jika noda masih terlihat, jangan masukkan pakaian ke pengering.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau