Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perhatikan 6 Hal Penting Ini Sebelum Beli Mesin Cuci Baru

Kompas.com, 26 November 2025, 09:44 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Memilih mesin cuci yang sesuai bisa menjadi tantangan, terutama karena banyaknya pilihan di pasaran saat ini. 

Setiap rumah tangga memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari kapasitas, fitur, hingga efisiensi energi. Agar mesin cuci yang kamu beli sepadan dengan kebutuhan dan anggaran, penting untuk memahami beberapa hal sebelum membeli.

Dilansir dari Tom's Guide, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih mesin cuci baru:

Tentukan jenis mesin cuci 

Langkah pertama adalah memilih desain mesin cuci yang sesuai. Mesin cuci bukaan depan menawarkan pembersihan pakaian yang lebih maksimal dengan gerakan horizontal, sehingga lebih lembut pada kain.

Baca juga: Jangan Tutup Pintu Mesin Cuci, Ini Alasannya Menurut Ahli

Sementara itu, mesin cuci bukaan atas lebih ergonomis karena tidak perlu membungkuk saatAgar mesin cuci yang kamu beli sepadan dengan kebutuhan dan anggaran, penting untuk memahami beberapa hal sebelum membeli. memasukkan pakaian, memiliki siklus pencucian lebih cepat, dan cocok untuk merendam pakaian sebelum dicuci. 

Pilihan ini biasanya bergantung pada ruang yang tersedia, kebutuhan, dan preferensi pribadi.

Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan 

Kapasitas mesin cuci menentukan jumlah pakaian yang bisa dicuci dalam satu kali siklus. Untuk keluarga besar, pilih mesin cuci dengan kapasitas besar agar proses mencuci lebih efisien. 

Sebaliknya, mesin cuci yang terlalu kecil akan membuat kamu mencuci lebih sering, sementara kapasitas yang terlalu besar bisa membuat konsumsi listrik dan air menjadi lebih tinggi.

Baca juga: Bisakah Mesin Cuci Dua Tabung Digunakan Bersamaan?

Perhatikan kecepatan putaran 

Kecepatan putaran mesin cuci memengaruhi seberapa kering pakaian setelah dicuci. Mesin cuci dengan putaran tinggi membantu pakaian lebih cepat kering, sehingga mengurangi waktu menjemur atau penggunaan pengering. 

Untuk kain halus, pilih mesin cuci dengan kecepatan lebih rendah agar pakaian tidak mudah rusak.

Pilih mesin cuci hemat energi 

Efisiensi listrik adalah faktor penting dalam memilih mesin cuci. Model hemat energi bisa mengurangi konsumsi listrik hingga 10-20 persen, sehingga lebih ramah lingkungan dan menghemat biaya listrik jangka panjang. 

Jadi, selalu periksa label energi untuk membandingkan efisiensi antar model, meskipun harga awalnya mungkin sedikit lebih tinggi.

Baca juga: Mesin Cuci Tidak Berputar? Begini Cara Memperbaikinya di Rumah

Cek fitur mesin cuci 

Mesin cuci dengan pengaturan fleksibel memberikan kemudahan, tetapi jangan sampai terlalu kompleks. Fitur berguna seperti pencucian cepat, pengaturan uap untuk sanitasi, dan pembilasan ekstra sangat membantu, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif.

Hindari model mesin cuci dengan terlalu banyak pengaturan yang jarang digunakan karena bisa membuat panel kontrol membingungkan.

Perhatikan tingkat kebisingan 

Jika kamu menginginkan kenyamanan di rumah, pilih mesin cuci dengan teknologi peredam suara. Mesin cuci modern dengan fitur senyap bisa beroperasi tanpa mengganggu aktivitas rumah.

Selain itu, perhatikan juga sistem pengurangan getaran untuk memastikan stabilitas saat mesin berputar dengan kecepatan tinggi.

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, kamu bisa menemukan mesin cuci yang sesuai kebutuhan, efisien, dan nyaman digunakan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau