Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 17 Desember 2025, 09:05 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Membersihkan tumpahan minyak dan lemak di lantai dapat mengubah pekerjaan yang awalnya mudah menjadi sulit serta melelahkan.

Lantai yang terkena noda minyak tidak hanya menjadi licin, tapi juga terlihat kusam, lengket, serta berisiko membuat orang terpeleset hingga terjatuh.  

Baca juga: Cara Menyimpan Minyak Goreng yang Benar agar Tidak Bau Tengik

"Semakin cepat membersihkan tumpahan minyak, semakin kecil kemungkinan minyak tersebut mengering dan menjadi lebih sulit dihilangkan," ucap Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

Murphy mengatakan untuk membersihkan noda minyak di lantai, perlu menyiapkan beberapa perlengkapan rumah tangga, seperti sapu atau penyedot debu, ember, sabun cuci piring, kain pel mikrofiber, sikat gosok atau spons, dan beberapa handuk kering atau kain mikrofiber. 

Dilansir dari The Spruce, Rabu (17/12/2025), berikut beberapa cara menghilangkan noda minyak dari lantai. 

Cara menghilangkan noda minyak dari lantai 

Ilustrasi mengepel lantai dengan kain pel.SHUTTERSTOCK/VVOE Ilustrasi mengepel lantai dengan kain pel.
Langkah pertama adalah membersihkan lantai terlebih dulu menggunakan sapu atau penyedot debu untuk menghilangkan debu, kotoran, serta serpihan. Kemudian siapkan larutan pembersih yang untuk membersihkan lantai.

Murphy menyarankan mengisi ember dengan 3,7 liter air, lalu tambahkan dua hingga tiga sendok makan sabun cuci piring, dan campurkan larutan tersebut.

Setelah itu, tuang larutan tersebut ke lantai. Mulailah dengan mencelupkan kain pel ke dalam ember berisi air sabun, lalu peras sedikit agar pel menjadi lembap, bukan basah kuyup. 

Bersihkan lantai bagian demi bagian. Jika menemukan noda minyak membandel, Murphy menyarankan meneteskan sedikit larutan air sabun langsung ke area tersebut dan membiarkannya selama lima hingga 10 menit. 

Baca juga: Cara Menyimpan Minyak Goreng yang Benar agar Tidak Bau Tengik

Ambil bahan tambahan jika diperlukan untuk noda membandel. Jika merasa membutuhkan alat tambahan untuk membersihkan noda membandel, kamu bisa gunakan sikat gosok, spons, atau kain mikrofiber yang telah disiapkan sebelumnya. Gosok dengan perlahan hingga nodanya hilang.

Bilas lantai dengan mengepelnya menggunakan air bersih. Dengan begitu, sisa sabun yang tertinggal akan hilang.

Terakhir, keringkan lantai menggunakan handuk atau kain mikrofiber. Langkah ini tidak hanya mencegah noda, tetapi juga memastikan tidak ada anggota keluarga yang terpeleset serta jatuh.

Tips membersihkan noda minyak dan lemak di lantai 

  • Uji cairan pembersih 

Claudia Meneses, pendiri Avanti Green Eco Cleaning, mengatakan sebelum menggunakan cairan pembersih lemak dalam jumlah besar, sebaiknya menguji terlebih dahulu pada area kecil untuk menghindari potensi kerusakan lantai. 

Baca juga: 5 Tren Lantai Teratas yang Akan Populer pada 2026 

  • Gunakan sedikit panas

Selanjutya, tips membersihkan noda minyak dan lemak di lantai adalah gunakan sedikit panas. 

Meski panas tidak dapat digunakan pada semua jenis permukaan lantai, termasuk kayu,  Murphy merekomendasikan penggunaan air panas pada ubin atau vinil untuk membantu melarutkan lemak lebih cepat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau