KOMPAS.com - Daun salam sudah dikenal luas sebagai salah satu bahan dapur yang kerap digunakan untuk memasak.
Aromanya yang khas mampu menggugah selera dan memperkaya cita rasa masakan sehingga terasa lebih nikmat.
Berbeda dengan manusia yang menyukai aroma ini, beberapa hewan justru sangat tidak menyukai aroma ini, terutama serangga yang kerap muncul di dalam rumah.
Baca juga: 5 Cara Mudah Usir Lalat di Rumah, Pakai Aroma Ini Agar Lebih Efektif
Karena itu, daun salam kerap dimanfaatkan untuk mencegah hama serangga yang sering merusak pakaian di dalam lemari.
Namun, benarkah daun salam efektif untuk menyingkirkan serangga yang kerap masuk ke dalam lemari pakaian?
Melansir dari laman Hunker, Jumat (14/1/2026), beberapa studi menunjukkan adanya keterkaitan antara aroma dalam daun salam yang tidak disukai oleh sebagian serangga seperti ngengat, kecoa, dan kutu buku.
Lemari pakaian rentan terhadap bau tidak sedap karena lokasinya yang gelap, tertutup, dan lembap, memicu masuknya serangga seperti ngengat dan kecoa yang menyukai lingkungan tersebut.
Baca juga: 12 Aroma yang Paling Dibenci Kucing, Pemilik Harus Tahu
Daun salam berasal dari daun pohon Laurus nobilis adalah tanaman hijau abadi yang kaya akan senyawa minyak esensial volatil, seperti cineole atau sering disebut eucalyptol.
Senyawa ini membuat daun salam mengandung senyawa aromatik yang harum bagi manusia tetapi dapat mencegah ngengat, kecoa, dan kutu buku menyingkir dari lemari pakaian.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Journal of Stored Products Research menunjukkan bahwa minyak esensial daun salam efektif mengusir sekaligus membunuh hama. Efek ini berasal dari kandungan cineole dan terpen, senyawa alami beraroma kuat yang tidak disukai serangga
Studi lain yang diterbitkan dalam Crop Protection pada tahun 2024 menunjukkan bahwa senyawa cineole dalam daun salam tidak hanya mengusir serangga, tetapi juga dapat menyebabkan tingkat kematian tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa serangga bukan sekadar tidak menyukai daun salam, tetapi secara aktif menghindarinya.
Baca juga: 10 Aroma yang Tidak Disukai Tikus, Hilang Selamanya dari Rumah
Jeff Schumacher, pemilik layanan pengendalian hama di Amerika Serikat, menegaskan bahwa, senyawa cineole dapat mengiritasi serangga dengan mengganggu sistem saraf dan reseptor sensorik sehingga membungkukan indra penciuman mereka, bahkan dapat menyulitkan menemukan sumber makanan.
Itulah sebabnya hama seperti ngengat, kecoa, dan kutu buku cenderung menghindari area di mana daun salam berada.
Selain itu, Adham Perriseau, seorang profesional pengendalian hama di Dr. Killigan's menyebutkan bahwa senyawa tersebut juga dapat menutupi bau makanan atau kain, sehingga membuat ruangan kurang menarik bagi hama dalam ruangan pada umumnya.
Dengan menyisipkan beberapa lembar daun salam diantara pakaian atau di bagian belakang laci, dapat menciptakan perlindungan sederhana dan alami untuk menjaga pakaian tetap berbau segar dan kain tetap aman, bebas dari robekan atau lubang gigitan serangga.