Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini Kain yang Aman Menggunakan Pelembut Pakaian

Kompas.com, 26 Februari 2026, 20:02 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

“Ada beberapa kondisi pelembut kain tidak boleh digunakan, seperti pada pakaian tidur anak-anak atau pada pakaian yang terbuat dari kain berbulu, seperti fleece, velour, dan chenille,” kata Wong. 

Umumnya, peringatannya tercantum dalam botol atau kemasan pelembut pakaian, jadi selalu baca kemasan produk untuk petunjuknya.

Tak hanya itu, penting juga membaca petunjuk perawatan kain pada label pakaian untuk mengetahui panduan perawatan kain. Nah, berikut kain dan pakaian yang sebaiknya tidak dicuci dengan pelembut kain: 

Baca juga: Sudah Dicuci Bersih, tapi Pakaian Masih Bau Apak? Ini Penyebabnya

1. Pakaian tidur.

2. Bulu domba.

3. Beludru.

4. Chenille.

5. Handuk dan kain terry.

6. Kain yang menyerap keringat.

7. Pakaian olahraga. 

Jika digunakan pada kain dan pakaian di atas, pelembut kain dapat meninggalkan lapisan pada serat yang dapat menumpuk seiring waktu, menahan bakteri penyebab bau dan mengurangi sifat penyerapan kelembapan pada kain tertentu.

Namun, kamu tidak perlu khawatir. Wong menjelaskan penyalahgunaan pelembut kain tidak menyebabkan kerusakan permanen.

Hal ini juga dapat dicegah pada siklus pencucian selanjutnya dengan detergen berkualitas yang dapat menghilangkan pelembut tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau