KOMPAS.com - Mencuci piring kerap dianggap sebagai pekerjaan sederhana. Namun, tanpa disadari, kebiasaan yang kurang tepat saat mencuci piring dan peralatan dapur justru dapat memicu kontaminasi bakteri.
Peralatan yang kotor berisiko membawa bahaya biologis maupun kimia yang dapat mencemari makanan, yang akhirnya berisiko buruk bagi kesehatan.
Baca juga: Jangan Asal, Ini 3 Tips Mencuci Piring agar Bersih Maksimal
Penggunaan spons yang sudah kotor atau rusak hingga menyimpan peralatan dalam kondisi lembap dapat menjadi penyebab berkembangnya bakteri.
Untuk mencegahnya, Barbara Kowalcyk, Direktur Institut Keamanan Pangan dan Ketahanan Gizi di Universitas George Washington, Amerika Serikat, bersama Darin Detwiler, penulis, sekaligus professor keamanan pangan, membagikan sejumlah kesalahan mencuci piring yang dapat menyebabkan kontaminasi bakteri dilansir dari Martha Stewart, Rabu (25/3/2026).
Ilustrasi spons cuci piring.Namun, penggunaan spons dan kain lap juga perlu diperhatikan. Spons dan kain lap yang sudah lama untuk menggosok panci dan wajan bisa menjadi sarang bakteri.
“Spons termasuk salah satu barang yang paling mudah terkontaminasi di rumah," kata Detwiler.
Contohnya, spons untuk membersihkan meja dapur setelah menyiapkan bahan masakan dapat membawa bakteri, seperti Salmonella atau Campylobacter, yang dapat berkembang biak dengan cepat.
Baca juga: Jangan Lakukan 7 Kesalahan Ini saat Mencuci Piring
"Setelah beberapa jam kemudian, spons yang sama digunakan untuk membersihkan peralatan masak, spons tersebut dapat menyebarkan bakteri tersebut," jelas Kowalcyk.
Sebagai pencegahan, Kowalcyk menyarankan mencuci spons dan kain lap dengan sabun pembersih dalam air panas jika sudah dibiarkan tergeletak selama dua jam atau lebih.
“Bersihkan spons sesering mungkin. Caranya, masukkan spons ke microwave selama satu menit atau merendamnya dalam larutan setengah sendok teh pemutih untuk satu liter air," kata Kowalcyk.
Ilustrasi wajan stainless steel."Menumpuk panci yang lembap, peralatan makan yang basah, atau memasang tutup pada peralatan masak sebelum benar-benar kering dapat memerangkap kelembapan. Kelembapan ini memungkinkan jamur dan bakteri tumbuh,” kata Kowalcyk.
Jika bakteri tumbuh pada peralatan masak, hal ini dapat mencemari makanan saat ingin menggunakannya kembali.
Karena itu, keringkan peralatan masak dengan benar secara menyeluruh menggunakan kain lap bersih dan kering sebelum disimpan.
Baca juga: 6 Kesalahan Mencuci Piring yang Tidak Boleh Dilakukan