Caranya, mulailah melepas keranjang dan raknya. Kemudian, semprotkan bagian dalam mesin pencuci piring menggunakan larutan air dan cuka dengan perbandingan 1:1 lalu, lap pintu, sisi, dan bagian bawah menggunakan kain bersih.
Setelah itu, pasang kembali rak dan keranjang. Untuk hasil lebih bersih, jalankan mesin kosong pada pengaturan suhu tertinggi tanpa detergen.
Baca juga: 7 Manfaat Pasta Gigi untuk Membersihkan Rumah
Menggunakan pembersih khusus stainless steel pada kulkas bisa membuat permukaan kulkas tampak lebih mengilap, bersih, dan menarik.
Kilau reflektif yang dihasilkan juga memberi kesan segar dan terawat. Sayangnya, di balik tampilannya yang menawan, ada sisi negatif yang perlu diperhatikan.
Produk ini kerap meninggalkan bekas sidik jari serta mudah menarik debu dan bulu hewan peliharaan sehingga permukaan kulkas justru lebih cepat terlihat kotor kembali.
Debu yang menumpuk di bagian belakang atau bawah kulkas bukan hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga dapat mempengaruhi kinerjanya.
Kumparan yang tertutup debu membuat kulkas bekerja lebih keras untuk mendinginkan.
Gunakan alat penyedot debu dan sikat bergagang panjang untuk membersihkan debu dan kotoran dari kumparan kondensor di bagian bawah kisi-kisi atau pelat penutup kulkas.
Baca juga: 7 Manfaat Lemon untuk Membersihkan Rumah
Terakhir, kebiasaan membersihkan rumah yang justru bikin makin kotor adalah menggunakan pembersih lantai berlebihan.
Penggunaan produk pembersih yang berlebih dapat meninggalkan residu lengket atau lapisan tipis yang menarik kotoran sehingga membuat permukaan lantai menjadi lengket.
Untuk mengatasinya, mulailah menyapunya atau bersihkan menggunakan penyedot debu.
Selanjutnya, gunakan sedikit produk pembersih dengan air hangat. Pel dari bagian tepi di bawah meja dan dekat alas dinding di kamar mandi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang