Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mudah Melepaskan Lem Super dari Berbagai Permukaan

Kompas.com, 1 April 2026, 09:13 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Untuk bahan kulit, pertimbangkan penggunaan cuka ringan untuk menghilangkan lem super, meski membutuhkan waktu lebih lama dan perlu digosok lebih kuat, cara ini terbukti aman. 

Cara menghilangkan lem super di pelapis furnitur dan karpet

Cara menghilangkan lem super di kain pelapis bergantung pada jenis kainnya, tetapi disarankan untuk menghindari aseton.

Mirip seperti kain, aseton dapat menghilangkan warna dari karpet yang membuat warnanya lebih cepat memudar.

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Sisa Lem Wallpaper dari Dinding

Tak hanya aseton, Peters juga menyarankan untuk menghindari cuka untuk menghilangkan lem super di karpet karena dapat meresap dan baunya akan bertahan lama.

Metode paling ideal untuk menghilangkan lem super pada pelapis furnitur adalah menggunakan alkohol gosok. Namun, uji terlebih dahulu di tempat yang tersembunyi.

Cara menghilangkan lem super di logam

Metode terbaik untuk menghilangkan lem super pada permukaan logam yakni aseton.  Permukaannya lebih mudah dibersihkan dari lem super.

Namun, hati-hati saat mengaplikasikannya agar tidak mengenai bahan lain di dekatnya.

Cara menghilangkan lem super dari kayu

Sebelum memulainya, periksa permukaan kayu tersebut. Kayu yang belum diolah mudah diatasi, cukup dengan aseton.

Namun, kayu yang sudah di finishing atau furnitur kayu lebih rumit penggunaan aseton dapat menghilangkan lapisan finishing nya.

“Ini tidak hanya akan terlihat aneh, tetapi juga dapat memengaruhi umur kayu. Gunakan cotton bud yang telah dibasahi aseton untuk dioleskan ke area yang dilem. Cara ini sangat efektif untuk area kecil,” kata Peters.

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Noda Kuning Bekas Lem di Sepatu

Jika tidak ingin mengambil risiko, cobalah produk yang mengandung nitromethane. Produk ini dirancang khusus untuk menghilangkan lem.

Minyak mineral juga dapat membantu melonggarkan lem sehingga mudah untuk mengikisnya atau gunakan sedikit aseton pada cotton bud dengan hati-hati.

Tips untuk menghilangkan lem super.

Peters juga membagikan sejumlah hal yang perlu dilakukan untuk membantu proses pengikisan lem super

  • Kikis lemnya

Sebelum mencoba menghilangkan lem super dari barang dengan larutan di atas, mulailah dengan menghilangkan sebanyak mungkin lem secara manual.

“Meskipun agak berisiko, terkadang pilihan terbaik adalah mencoba mengikis lemnya. Gunakan sesuatu yang lentur seperti kain, gosok kainnya untuk memecah lem,” kata Peters.

Untuk material yang lebih keras seperti kayu, logam, dan beberapa jenis plastik, kikis lemnya dengan pisau cukur atau bahkan amplas.

  • Gunakan cotton bud

Cotton bud bisa menjadi cara yang ideal untuk mengoleskan aseton atau pelarut lain ke area kecil yang terkena lem super. Cara ini juga dapat memperkecil risiko penggunaan aseton berlebih.

Cara ini akan membantu mempermudah menghilangkan lem dari permukaan yang sensitif seperti plastik dan kayu yang sudah di finishing, tetapi, lakukan hati-hati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau