Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peluang Terakhir, Apartemen Subsidi di Tangsel Mulai Rp 192 Juta

Kompas.com, 22 Maret 2026, 14:00 WIB
Tim Kompas.com,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Memiliki hunian di pusat aktivitas ekonomi seperti Tangerang Selatan kini bukan lagi sekadar impian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Data terbaru dari Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang) menunjukkan adanya ketersediaan unit hunian vertikal dengan harga yang sangat kompetitif di bawah angka Rp300 juta.

Dua proyek utama yang dikembangkan oleh entitas BUMN, yakni PT PP Urban dan Perumnas, menjadi oase di tengah melambungnya harga properti di wilayah penyangga Jakarta ini.

Keduanya menawarkan konsep hunian modern yang terintegrasi dengan akses transportasi serta pusat bisnis.

1. Urbantown Serpong

Proyek Urbantown Serpong yang berlokasi di Ciputat hadir sebagai solusi bagi kaum urban yang mendambakan efisiensi.

Melalui Tower Milenia, pengembang menawarkan unit Tipe Studio FLPP dengan luas bangunan 22 meter persegi.

Harga yang dibanderol sangat agresif, yakni Rp 192 juta per unit. Dari total 302 unit yang dialokasikan, dinamika pasar menunjukkan serapan yang stabil:

  • Unit Terjual: 151 unit (50 persen)
  • Unit Tersedia: 151 unit
  • Lokasi: Ciputat, Tangerang Selatan.

2. Perumnas Mahata Serpong

Bergeser ke kawasan Serpong, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) menghadirkan Mahata Serpong.

Hunian ini menawarkan kenyamanan lebih dengan Tipe 1 BR yang memiliki luas bangunan mencapai 34 meter persegi.

Dengan harga Rp 291 juta, unit ini menjadi salah satu penawaran terbaik di kelasnya, mengingat lokasinya yang menempel pada jalur transportasi utama.

  • Total Unit: 660 unit
  • Unit Terjual: 330 unit (50 persen)
  • Unit Tersedia: 330 unit
  • Lokasi: Serpong, Tangerang Selatan.

Momentum Sebelum Stok Terserap

Kedua proyek ini mencatatkan angka penjualan yang identik, yakni tepat menyentuh angka 50 persen.

Hal ini mengindikasikan bahwa minat masyarakat terhadap hunian subsidi berkualitas di Tangerang Selatan tetap tinggi namun masih menyisakan ruang bagi calon pembeli baru.

Bagi MBR, momentum ini menjadi kesempatan krusial untuk mengamankan aset properti sebelum kenaikan harga lahan atau habisnya kuota subsidi di akhir periode anggaran.

Transparansi data melalui Sikumbang memastikan calon pembeli mendapatkan kepastian legalitas dan ketersediaan unit secara real-time.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau