Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menpora Erick Thohir Jamin Transparansi Bonus ASEAN Para Games 2025

Kompas.com, 17 Maret 2026, 17:48 WIB
Pratama Yudha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menjamin transparansi dalam pencairan bonus ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Dia juga memastikan bonus yang diberikan tepat sasaran kepada para penerima.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga RI akhirnya mencairkan bonus untuk para atlet peraih medali ASEAN Para Games 2025 pada Selasa (17/3/2026)

Mekanisme pemberian bonus dengan cara ditransfer langsung ke rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) milik para atlet. 

Kolaborasi Kemenpora dan BRI ini sebagai wujud komitmen Menpora Erick Thohir untuk menjamin transparansi jumlah bonus dan atlet pun bisa menerima apresiasi ini dengan cepat serta tepat sasaran.

Baca juga: AC Milan Siap Pertimbangkan Jual Rafael Leao Usai Berulah Lawan Lazio

"Pada hari ini pemerintah telah mencairkan bonus bagi para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa pada ASEAN Para Games ke-13 di Thailand," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi Kemenpora, Selasa (17/3/2026).

"Atas nama pemerintah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat dan dedikasi."

"Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh dana bonus ini ditransfer langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ke rekening masing-masing atlet, sehingga dapat diterima secara cepat, transparan, dan tepat sasaran," ungkap dia.

Beri Pendampingan Keuangan

Tak hanya menyerahkan bonus, Kemenpora dengan BRI juga akan memberikan pendampingan literasi dan perencanaan keuangan agar pada atlet bisa mengelola uang bonus ini dengan baik agar memiliki tabungan untuk masa depan mereka.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus berprestasi," ucap Erick.

Baca juga: Prakiraan Line Up Chelsea Vs PSG di Liga Champions

Menpora Erick juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para atlet peraih medali Asean Para Games 2025 yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi nama bangsa.

“Untuk para atlet Indonesia, kalian adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan, pantang menyerah, tidak pernah mengeluh dan selalu berjuang demi harumkan nama Indonesia. Terima kasih para atlet, dari kami bangsa Indonesia,” tutur Erick.

Lampaui Target

Sebagai informasi, kontingen Indonesia berhasil melampaui target awal 82 medali emas dengan membawa pulang 135 medali emas, serta dilengkapi dengan 143 medali perak dan 114 medali perunggu, yang mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua pada klasemen akhir ASEAN Para Games 2025.

Rinciannya, pemerintah memberikan bonus dengan besaran yang sama dengan peraih medali SEA Games 2025 Thailand dengan peraih medali emas mendapatkan Rp1 miliar untuk nomor perorangan.

Baca juga: Atlet ASEAN Para Games Thailand Terima Bonus, Emas Perorangan Rp 1 Miliar

Kemudian, Rp 800 juta untuk peraih medali emas nomor ganda dan Rp500 juta untuk peraih medali emas nomor beregu.

Sementara untuk para pelatih rinciannya yakni, Rp300 juta untuk pelatih nomor perorangan dan ganda serta Rp 400 juta untuk pelatih nomor beregu.

Secara keseluruhan, total bonus yang disalurkan kepada para atlet peraih medali mencapai hampir Rp 365 Miliar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Ketika Keunggulan Italia Berubah Jadi Tekanan Setelah Kartu Merah
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau