Editor
KOMPAS.com - Iran merupakan salah satu wilayah dengan sejarah peradaban tertua di dunia.
Ribuan tahun lalu, kawasan ini menjadi pusat kekuasaan imperium Persia yang pernah menguasai wilayah luas dari Asia Tengah hingga Laut Mediterania.
Namun perjalanan sejarah Iran tidak selalu berjalan mulus. Negara ini mengalami pergantian dinasti, konflik politik, hingga revolusi yang mengubah arah sistem pemerintahannya secara drastis.
Perubahan paling besar terjadi pada Revolusi Iran 1979, ketika sistem monarki yang telah bertahan selama lebih dari dua milenium runtuh dan digantikan oleh Republik Islam Iran.
Peristiwa tersebut tidak hanya mengubah wajah politik Iran, tetapi juga memengaruhi dinamika geopolitik Timur Tengah hingga hari ini.
Baca juga: Israel Serang Iran, Akar Konflik Panjang Sejak Revolusi 1979 Hingga Ledakan di Teheran
Wilayah Iran memiliki sejarah panjang yang berakar pada peradaban Persia kuno. Sejak ribuan tahun lalu, kawasan ini telah menjadi pusat berbagai kerajaan besar yang memainkan peran penting dalam sejarah dunia.
Iran bahkan dikenal sebagai salah satu negara tertua yang memiliki jejak pemerintahan dinasti yang panjang. Sejarah politiknya mencakup sekitar 18 dinasti yang pernah berkuasa di wilayah tersebut.
Dinasti-dinasti itu antara lain meliputi Mede, Sassania, Samanid, Seljuk, Safawi, Zand, Qajar, hingga Pahlavi.
Pergantian dinasti sering terjadi akibat pemberontakan internal, perebutan kekuasaan, maupun serangan dari kekuatan luar.
Sejarah panjang ini menunjukkan bahwa Iran memiliki tradisi politik dan peradaban yang berkembang selama berabad-abad.
Iran sendiri dahulu lebih dikenal dengan nama Persia, yang merujuk pada identitas historis wilayah tersebut sebelum akhirnya nama Iran digunakan secara resmi dalam hubungan internasional.
Baca juga: Kenapa Kuwait Jadi Negara Kaya? Sejarah Minyak yang Mengubah Negeri Gurun Ini
Iran memiliki nama resmi Islamic Republic of Iran (Jomhori-eslami-ye Iran) dengan ibu kota Teheran.Memasuki abad ke-20, Iran berada di bawah pemerintahan monarki modern yang dipimpin oleh Dinasti Pahlavi.
Dinasti ini didirikan oleh Reza Shah Pahlavi pada 1925 setelah menggulingkan Dinasti Qajar.
Pemerintahan Pahlavi berupaya melakukan modernisasi besar-besaran di Iran, termasuk dalam bidang ekonomi, pendidikan, serta militer.
Iran pada masa itu juga menjalin hubungan yang cukup erat dengan negara-negara Barat.