Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hitung Konsumsi BBM Daihatsu Xenia Jakarta-Nagreg-Cilacap

Kompas.com, 29 Maret 2024, 08:22 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

CILACAP, KOMPAS.com - Tim Merapah Trans-Jawa 2024 Pesona Pesisir Selatan Jawa sudah memulai perjalanan, Kamis (28/3/2024). Pada etape pertama ini, tim yang mengandalkan Daihatsu Xenia 1.5 R MT menempuh jarak hingga lebih dari 420 Km.

Perjalanan dimulai dari Menara Kompas, Jakarta, pukul 07.00 WIB, langsung mengarah ke tol Jakarta-Cikampek. Tim sempat beristirahat sebentar di Rest Area Km 147. Kemudian, perjalanan dilanjutkan kembali menuju Simpang Nagreg.

Baca juga: Avanza dan Xenia Bekas Dicari buat Mudik Lebaran, Harga mulai Rp 70 Juta

Untuk diketahui, ruas jalan ini pertama kali dibangun pada tahun 1808. Sejak dulu, jalan ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan jauh. Sebelum adanya Tol Trans-Jawa, ruas jalan ini sudah menjadi legendaris karena menjadi simpul kemacetan saat musim mudik lebaran.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas.com (@kompascom)

Perjalanan ke Simpang Nagreg ditempuh sekitar 5 jam perjalanan dengan jarak sekitar 117 Km. Kondisi jalannya sudah beraspal semua dan cukup mulus. Meskipun, pada beberapa titik sempat ditemui permukaan jalan yang bergelombang.

Setelah meninjau Simpang Nagreg, tim Merapah melanjutkan perjalanan menuju Noola Hotel di Cilacap, Jawa Tengah. Namun, sebelumnya sempat melakukan pemberhentian di SPBU untuk pengisian bensin.

Baca juga: Daihatsu Targetkan Recall Xenia Capai 90 Persen di 2024

Rute perjalanan yang dilewati cukup menantang, karena cukup berkelok-kelok. Ditambah lagi, kondisi lalu lintas yang banyak dilalui truk-truk besar. Selain itu, dalam perjalanan juga sempat diwarnai dengan hujan deras.

Tim Merapah Trans-Jawa 2024 Pesona Pesisir Selatan Jawa aygn mengandalkan Daihatsu Xenia 1.5 R CVT MT pada etape pertamaTim Kompas.com Tim Merapah Trans-Jawa 2024 Pesona Pesisir Selatan Jawa aygn mengandalkan Daihatsu Xenia 1.5 R CVT MT pada etape pertama

Meski demikian, Xenia generasi terbaru yang dibekali dengan mesin 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc ini tidak menemui masalah yang berarti. Kenyamanan yang ditawarkan selama perjalanan juga cukup baik.

Setelah beristirahat dan berbuka puasa di RM Mergosari Pamalayan di Jalan Raya Ciamis-Banjar, Cijeungjing, tim Merapah melanjutkan perjalanan menuju hotel. Rute yang dilewati cukup bersahabat, dengan permukaan jalan yang mulus dan tidak terlalu berkelok-kelok. Bahkan, cenderung banyak melalui jalur lurus. Selama perjalanan, tim juga tidak menemui adanya kemacetan.

Tim Merapah Trans-Jawa 2024 Pesona Pesisir Selatan Jawa aygn mengandalkan Daihatsu Xenia 1.5 R CVT MT pada etape pertamaTim Kompas.com Tim Merapah Trans-Jawa 2024 Pesona Pesisir Selatan Jawa aygn mengandalkan Daihatsu Xenia 1.5 R CVT MT pada etape pertama

Untuk diketahui, pada perjalanan ini, All New Xenia 1.5 R MT diisi penuh dengan lima penumpang, termasuk dengan beberapa barang bawaan. Dengan menggunakan bahan bakar jenis RON 92, jarak yang ditempuh lebih dari 420 Km, rata-rata konsumsi BBM yang tertera pada layar instrumen adalah 16,1 kilometer per liter.

Hasil konsumsi BBM ini bisa berbeda-beda untuk setiap orang, karena tergantung dari banyak faktor, seperti gaya berkendara, beban yang dibawa, jenis bahan bakar, kondisi cuaca, kondisi jalan, kondisi lalu lintas, tekanan ban, dan lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau