Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan dan Mencegah Bau Kucing di Rumah

Kompas.com, 1 Maret 2022, 14:18 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hills Pet

JAKARTA, KOMPAS.com - Mempunyai kucing peliharaan di rumah dapat memberikan suasana  menyenangkan dan mengusir rasa bosan.

Namun, memelihara kucing tak jarang membuat rumah berbau, entah itu bau amis, bau urine, maupun bau kotoran kucing.

Dilansir dari Hills Pet, Selasa (1/3/2022), menghilangkan bau kucing dari karpet dan furnitur di rumah adalah kunci menjaga rumah tetap bersih serta segar. 

Baca juga: Ketahui, Ini 4 Alasan Kucing Peliharaan Menatap Pemiliknya

Mengapa urine kucing sangat bau? 

Ilustrasi kucing - Kucing Ragdoll.SHUTTERSTOCK / Luxurious Ragdoll Ilustrasi kucing - Kucing Ragdoll.
Urine kucing mengandung asam urat yang bisa bertahan pada karpet, kain, dan kayu selama bertahun-tahun.

Meski baking soda, cuka, sabun, dan hidrogen peroksida dapat menetralkan bau untuk sementara, hari yang lembap dapat menyebabkan asam urat mengkristal kembali sehingga bau kembali muncul.

Menurut TheCatSite.com, satu-satunya cara menghancurkan asam urat adalah menggunakan pembersih enzim. Area yang terkena pada karpet atau kain perlu direndam dalam pembersih enzim dan dibiarkan kering sepenuhnya.

Enzim memecah asam urat menjadi gas, lalu melalui pengeringan alami, gas menguap meninggalkan karpet sehingga kain bebas bau. Pembersih enzim dapat ditemukan secara online dan toko kelontong. 

Baca juga: Kenapa Kucing Suka Dielus di Bagian Kepalanya? Ternyata Ini Alasannya 

Cara membersihkan bau kucing 

Ilustrasi membersihkan karpet.SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi membersihkan karpet.
Apakah kucing peliharaan baru saja membuang air kecil di lantai atau ada noda dan bau lama yang tertinggal, penting mengatasi masalah tersebut dengan beberapa strategi. Berikut  beberapa panduan dasar membersihkannya. 

  • Gunakan handuk tua untuk menghapus dan menyerap urine kucing.
  • Taburkan pembersih enzim pada area yang terkena noda selama beberapa jam dan keringkan secara alami.
  • Letakkan keranjang cucian di atas area yang sedang dibersihkan untuk menjauhkan kucing dari pembersih.
  • Buka jendela dan nyalakan kipas angin untuk menjaga aliran udara tetap mengalir dan membantu bau keluar dari rumah.
  • Terakhir, cobalh mengidentifikasi mengapa kucing mengalami masalah buang air sembarangan. 

Baca juga: Ketahui, Ini 4 Hal yang Membuat Kucing Saling Menampar Satu Sama Lain

Cara lain membersihkan bau kucing adalah menggunakan cuka terlebih dahulu, kemudian menerapkan pembersih enzim untuk memecah dan menguapkan asam urat sehingga rumah kembali segar.

Cuka dan pembersih enzim dapat bekerja pada semua permukaan seperti lantai, karpet, kasur. Namun, semua jenis lantai dan kain dapat dipengaruhi secara berbeda oleh pembersih, jadi selalu uji area kecil terlebih dulu sebelum melakukan perawatan apa pun.

Namun, jangan pernah menggunakan pembersih uap atau panas untuk noda urine kucing karena dapat membuat noda lebih sulit dihilangkan.

Setelah membersihkan karpet dan kasur dengan uap, pastikan melakukan perawatan enzim beberapa kali. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Kencing Kucing dari Karpet, Kasur, dan Sofa 

Cara mencegah bau kucing

Ilustrasi membersihkan rumah.Shutterstock/Tanyastock Ilustrasi membersihkan rumah.
Cara terbaik mencegah bau kucing di rumah adalah menjaga kebersihan kotak pasir kucing dan tambahkan baking soda ke dalamnya untuk membantu menyerap bau.

Sebagian besar bau hewan di rumah disebabkan cairan tubuh, tetapi penting juga tidak membiarkan bulu kucing menumpuk di rumah karena bisa menyebabkan bau kucing.

Untuk menghilangkan bulu kucing dengan mudah dari pelapis, campurkan beberapa pelembut kain dengan air dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan pada permukaannya. 

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Penyebab Kucing Muntah

Setelah menyemprot permukaan, gunakan sarung tangan karet yang telah dibasahi air untuk menghilangkan bulu kucing.

Setelah rumah kembali segar dan bersih, pertahankan hal ini dengan memberi kucing peliharaan makanan sehat dan kotak pasir kucing yang bersih.

Selain itu, gunakan penyegar udara yang aman untuk hewan peliharaan untuk semakin mengharumkan ruangan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau