Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Trik Membuat Tampilan Dapur Lebih Menarik dan Nyaman

Kompas.com, 1 Maret 2022, 21:27 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Dapur masa kini telah berubah menjadi ruang multifungsi. Dapur tidak lagi sekadar ruangan untuk memasak dan menyiapkan makanan, tapi juga pusat keluarga berkumpul, area hiburan, menjamu tamu, hingga tempat bekerja.

Tak heran, banyak penghuni rumah yang mendesain dan menata dapur mereka semenarik dan senyaman mungkin.

Bila berencana merenovasi dapur atau hanya ingin menambahkan beberapa aksesori, berikut beberapa trik membuat tampilan dapur lebih menarik dan nyaman dilansir dari Real Estate, Selasa (1/3/2022). 

Baca juga: Catat, 10 Bahan Makanan Dapur Ini Tidak Akan Kedaluwarsa, asalkan...

Gunakan batu alam

Ilustrasi dapurShutterstock/Breadmaker Ilustrasi dapur
Desainer dan salah satu pendiri Anju Designs, Rebecca Reiken, mengatakan batu alam selalu memberikan tampilan dan sentuhan.

Baik dengan menggabungkannya ke bangku, lantai, maupun dinding, menggunakan batu alam adalah cara tercepat menuju tampilan yang canggih serta halus.

“Untuk membuat dampak terbesar, melakukan benchtop batu yang luar biasa, sesuatu dengan karakter nyata,” Rebecca memulai.

Bahkan jika tidak memiliki anggaran untuk menggunakan batu alam, bisa memilih batu komposit yang sangat bagus dengan harga lebih rendah daripada batu alam.

Untuk menambah kecanggihan, Rebecca merekomendasikan mengaplikasikan batu alam pada dinding untuk membuat fitur splashback. 

Baca juga: Wastafel Dapur Bau? Atasi dengan 4 Cara Ini

Tambahkan beberapa peralatan 

Jika tidak melakukan renovasi penuh, Anda dapat mengganti peralatan kecil di dapur. Pertama, bersihkan dan singkirkan barang-barang yang tidak diperlukan dari dapur.

Kemudian, koordinasikan beberapa aksesori berwarna dan peralatan meja seperti ketel atau pemanggang roti. 

Alih-alih memilih peralatan putih atau baja tahan karat, pertimbangkan peralatan dapur yang memiliki daya tarik pernyataan. Pilih berbagai peralatan kecil yang ramping dan warna yang chic. 

Baca juga: Dianggap Mengganggu, Ini 3 Desain yang Harus Dihindari di Dapur 

Berkreasilah dengan kayu

Adanya pergeseran menuju pilihan yang lebih berani pada dapur. “Kami benar-benar pindah dari dapur putih,” kata salah satu pendiri Anju Designs, Penny Middlemiss.

Middlemiss mengatakan orang-orang bergerak menuju abu-abu lembut sebagai gantinya. Mereka menginginkan lebih banyak warna atau tampilan veneer kayu mid-tone. 

Ketika berbicara tentang kayu, tema dapur yang Anda dipilih akan menentukan warna dan gaya. Dapur bergaya Scandinavia mungkin lebih cocok untuk kayu ringan.

Dapur bergaya pesisir atau perdesaan menginginkan kayu mentah, bahkan kayu yang dicat pastel. Di dapur kontemporer, kayu mid-tone bisa dipasangkan dengan peralatan hitam. 

Baca juga: 8 Tanaman Hias Terbaik untuk Memurnikan Udara dan Mempercantik Dapur 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau