Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, 10 Benda Dapur Ini Bisa Dibersihkan dengan Lemon

Kompas.com, 4 Maret 2022, 10:58 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lemon mengandung asam sitrat yang tinggi dan sifat antibakteri sehingga menjadikannya salah satu bahan pembersih alami terbaik untuk berbagai permukaan dan benda di rumah, salah satunya dapur. 

Dilansir dari Country Living, Jumat (4/3/2022), berikut 10 benda dapur yang bisa dibersihkan dengan lemon

Baca juga: Cara Membersihkan Pakaian Berjamur dengan Lemon dan Garam 

Oven

Ilustrasi oven, memanggang dengan oven.SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi oven, memanggang dengan oven.
Lemon adalah pembersih minyak alami yang sangat bagus untuk membersihkan oven. Caranya, cukup potong lemon menjadi dua bagian dan gosokkan lemon ke seluruh permukaan oven.

Setelah itu, diamkan selama 30 menit sebelum menggunakan kain lembap untuk menghilangkan lemak dan kotoran. 

Baca juga: Cara Menyimpan Lemon agar Tetap Bagus dan Tahan Lama

Microwave

Untuk mengembalikan kilau microwave, isi mangkuk dengan air sampai setengah penuh, lalu iris setengah lemon dan peras ke dalam mangkuk air. 

Setelah itu, masukkan mangkuk ke microwave selama 10 menit. Ini akan menghilangkan noda dan lemak dengan mudah. Selanjutnya, diamkan mangkuk selama lima menit, lalu bersihkan bagian dalamnya dengan kain bersih. 

Teko yang berkerak 

Tambahkan setengah air perasan lemon dan setengah air dingin ke dalam teko sampai hampir penuh. Diamkan selama satu jam agar asam alami dari lemon dapat memecah kerak.

Setelah satu jam, rebus air di atas kompor sampai air mendidih. Ini akan membuat kerak kapur pada teko bakal memudar.  

Baca juga: Cara Membersihkan Talenan Kayu dengan Lemon dan Garam Kosher

Wastafel

Ilustrasi wastafel dapurShutterstock/ben bryant Ilustrasi wastafel dapur
Lemon dapat membersihkan wastafel kembali seperti baru. Caranya, buat pasta dari campuran baking soda dan air perasan lemon, kemudian ambil kain pembersih, dan gosok campuran tersebut ke area wastafel yang kotor. 

Kandungan asam sitrat lemon dan sifat abrasif alami dari baking soda bisa membuat wastafel kembali berkilau. 

Panci dan wajan yang berminyak

Peras lemon bersama sedikit cairan pembersih pada panci atau wajan. Asam dari lemon akan membersihkan minyak yang menempel. 

Baca juga: 6 Cara Memanfaatkan Buah Lemon untuk Membersihkan Kamar Mandi 

Talenan kayu yang berbau

Talenan kayu rentan mengalami bau yang berasal dari semua jenis makanan. Untuk menghilangkan bau tersebut, taburkan garam secara tipis di atas talenan, lalu potong lemon menjadi dua bagian, dan gosok ke talenan kayu selama dua hingga tiga menit.

Setelah itu, rendam talenan kayu dalam air panas bersama setengah lemon lainnya selama lima menit, lalu biarkan talenan mengering. 

Kulkas

Ilustrasi membersihkan kulkas, membersihkan lemari es.SHUTTERSTOCK/ANDREY_POPOV Ilustrasi membersihkan kulkas, membersihkan lemari es.
Hilangkan bau makanan di dalam kulkas dengan meletakkan beberapa irisan lemon dalam piring dan biarkan semalaman.

Irisan lemon akan menyerap bau tak sedap sehingga kulkas kembali segar, tapi pastikan mengganti irisan setiap beberapa minggu. 

Baca juga: Cara Memakai Buah Lemon untuk Menjaga Kesegaran Buah Lainnya di Kulkas 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau