Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudah, Ini 3 Cara Membersihkan Bulu Anjing Peliharaan pada Lantai Kayu

Kompas.com, 6 Maret 2022, 14:33 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada beberapa ras anjing yang secara alami lebih sering mengalami kerontokan bulu daripada anjing lainnya.

Meski sudah terbiasa, terkadang rontokan bulu anjing membuat mengganggu, terlebih bila sulit dihilangkan seperti menempel pada lantai kayu

Baca juga: Yang Harus Dilakukan jika Bulu Anjing Rontok

Bulu anjing peliharaan yang menempel pada permukaan lantai kayu dapat membuat rumah terlihat kotor dan tidak terawat. 

Dilansir dari Love to Know, Minggu (6/3/2022), ada beberapa cara mudah membersihkan bulu anjing peliharaan dari lantai kayu seperti berikut ini

Baca juga: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Bulu Anjing yang Rontok

Penyedot debu atau vacuum cleaner 

Ilustrasi anjing - Ras anjing pudel jenis Teacup Poodle.SHUTTERSTOCK / everydoghasastory Ilustrasi anjing - Ras anjing pudel jenis Teacup Poodle.

Penyedot debu atau vacuum cleaner dapat membersihkan bulu hewan peliharaan yang masih tertinggal setelah disapu. Namun, pilih penyedot debu khusus bulu hewan peliharaan karena alat ini dirancang khusus untuk menyedot bulu hewan peliharaan dan memiliki daya hisap tinggi.

Vacuum cleaner lebih direkomendasikan membersihkan bulu anjing pada lantai kayu dibanding sapu yang dapat membuat bulu tersebar ke mana-mana.

Baca juga: 5 Penyebab Bulu Anjing Rontok

Sapu berbulu karet

Cara selanjutnya adalah menggunakan sapu berbulu karet (rubber broom). Sapu ini dapat lebih mudah menarik bulu anjing dibanding sapu biasa.

Kamu hanya perlu menyapu lantai seperti biasa, tetapi jangan lupa menyapu dinding guna memastikan tidak ada bulu yang menempel di sana.

Kain pel mikrofiber

Selanjutnya, untuk membersihkan bulu anjing peliharaan yang rontok di lantai kayu dapat menggunakan kain mikrofiber. Caranya, lembapkan kain mikrofiber dan pel lantai kayu.

Baca juga: Penyebab Bulu Anjing Rontok dan Cara Menanganinya

Cara menjaga lantai kayu dari bulu anjing

Ilustrasi anjing - Ras anjing pudel jenis Miniature Poodle.SHUTTERSTOCK / everydoghasastory Ilustrasi anjing - Ras anjing pudel jenis Miniature Poodle.

Untuk tidak memakan banyak waktu saat membersihkan bulu anjing yang rontok, sebaiknya rutin membersihkan lantai kayu demi mencegah bulu tidak menumpuk dari waktu ke waktu.

Selanjutnya, meminimalkan jumlah bulu anjing peliharaan yang rontok dengan merawat dan menyikat bulunya secara teratur. 

Baca juga: Pakai Jenis Kain Ini agar Bulu Anjing Tidak Menempel

Kamu bisa melakukan perawatan bulu secara di salon khusus hewan atau menggunting bulu anjing sendiri.

Namun, hindari menggunting hingga botak karena ini bisa menghilangkan insulasi yang diperlukan tubuh anjing untuk melindungi kulitnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau