Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Area Dapur yang Sering Terkena Noda Minyak tapi Lupa Dibersihkan

Kompas.com, 21 Juli 2025, 21:53 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Dapur rentan mengalami noda minyak yang membuat sejumlah barang dan permukaan di dalamnya menjadi berminyak serta kotor.

Bahkan percikan minyak bisa mencapai lebih jauh dari meja dapur dan mengenai beberapa area tersembunyi, seperti bagian atas lemari dapur dan bagian belakang peralatan kecil. 

Baca juga: Jangan Simpan 10 Barang Ini di Bawah Wastafel Dapur, Bisa Kebakaran 

Selain itu, area yang sering disentuh, seperti tuas kabinet dan sakelar lampu, juga dapat terkena noda minyak karena berpindah dari tangan kamu saat menyentuhnya. 

Dilansir dari The Spruce, Senin (21/7/2025), berikut beberapa area dapur yang sering menumpuk noda minyak, tapi kerap terlewatkan untuk dibersihkan. 

Bagian atas lemari dapur dan kulkas 

Ilustrasi lemari dapur. PIXABAY/MIKE GATTORNA Ilustrasi lemari dapur.
Bagian atas lemari dapur sering terlewatkan saat pembersihan rutin, tapi menurut Jessica Gonzalez, ahli kebersihan dan Kepala Operasional Sparkly Maid San Antonio, bagian atas lemari dapur menarik minyak seperti magnet.

"Minyak dan debu mengendap serta mengering menjadi lapisan lengket yang sulit dibersihkan jika didiamkan terlalu lama," imbuh Gonzalez.

Demikian pula, bagian atas kulkas adalah area di mana partikel minyak yang terbawa udara mengendap dan menumpuk membentuk lapisan lengket dari waktu ke waktu. 

“Sebenarnya sangat penting tidak lupa membersihkannya (bagian atas lemari dan kulkas) karena penumpukan minyak dan debu di sini dapat menarik hama serta menimbulkan bau busuk,” ujar Petya Holevich, ahli kebersihan rumah dan supervisor di Fantastic Services.

Selain itu, membiarkan noda minyak terlalu lama dapat lebih sulit dibersihkan. 

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari untuk Membersihkan Lemari Dapur Kayu

Pengisap asap dapur 

Selanjutnya, area dapur yang sering menumpuk noda minyak adalah pengisap asap dapur atau range hood. Terletak tepat di atas kompor, range hood adalah target utama untuk cipratan minyak.

Gonzalez mengatakan orang biasanya lupa membersihkan filter pengisap dan bagian bawah pengisap asap dapur.

Gonzales mencatat penting membersihkan keduanya karena uap naik saat kamu memasak dan membawa minyak, yang kemudian menempel pada permukaan serta celah-celah pengisap asap. 

"Ketika titik-titik ini tersumbat minyak, filter kehilangan efektivitasnya, yang mengurangi ventilasi dan memungkinkan lebih banyak minyak bersirkulasi melalui dapur," ucap Holevich. 

Baca juga: 6 Peralatan Dapur yang Perlu Diganti Secepatnya 

Kenop dan tuas kabinet

Kenop dan tuas kabinet, terutama yang berada di dekat kompor, juga menjadi area dapur yang sering menumpuk minyak, tapi sering diabaikan.

Baik Gonzales maupun Holevich menunjukkan kita menyentuhnya dengan tangan berminyak saat memasak dan membersihkan sehingga minyak berpindah ke perangkat keras.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau