Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Lemari Dapur yang Berminyak, Dijamin Kinclong

Kompas.com, 19 Juni 2025, 18:20 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Membersihkan dapur memang jadi rutinitas yang tidak bisa dihindari, tapi di antara semua sudut dapur, lemari yang penuh noda minyak sering kali jadi bagian paling sulit dibersihkan.

Lapisan minyak yang menempel biasanya sudah lama mengering dan sulit diangkat, apalagi jika menumpuk.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu produk pembersih mahal atau alat khusus untuk mengatasinya. Menurut pakar kebersihan, cukup bersihkan dengan sabun cuci piring.

Menurut Derek Christian, salah satu pemilik jasa kebersihan All Star Cleaning Services, sabun cuci piring memiliki senyawa kimia yang efektif untuk meluruhkan lemak membandel.

Baca juga: 5 Trik Membuat Lemari Dapur Jadul Terlihat Mewah

Dilansir dari The Spruce, begini cara membersihkan lemari dapur berminyak.

Sabun cuci piring, solusi ampuh untuk noda minyak

Christian menjelaskan, sabun cuci piring mengandung surfaktan, yaitu senyawa organik yang mampu memecah lemak.

Secara sederhana, dia menggambarkan surfaktan seperti lolipop kecil yang punya dua sisi, kepala yang “menyukai air” (hidrofilik) dan ekor yang “tidak menyukai air” alias cenderung tertarik pada minyak (hidrofobik).

Ketika diaplikasikan, bagian ekor akan menempel pada lapisan minyak, sedangkan kepala akan tertarik ke air. Saat dibilas, minyak pun ikut terangkat bersama air.

Baca juga: Cara Membasmi Kecoak dari Lemari Dapur

Cara mudah membersihkan lemari dapur berminyak

Menurut Christian, kamu tidak perlu spons khusus atau kain mikrofiber. Cukup sediakan air panas dan sabun cuci piring, kemudian biarkan kandungan kimia dalam sabun bekerja.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

  • Campurkan sabun cuci piring dengan air panas (gunakan air terpanas yang bisa kamu toleransi).
  • Basahi kain bersih dengan larutan tersebut.
  • Usapkan atau tepuk-tepuk kain pada permukaan lemari berminyak.
  • Diamkan selama beberapa menit agar sabun bekerja memecah minyak.
  • Lap kembali dengan kain bersih yang hanya dibasahi air untuk membilasnya.
  • Ulangi jika perlu.

Baca juga: 7 Cara Merapikan Lemari Dapur agar Tetap Rapi

Mengapa air panas penting? Minyak biasanya berbentuk padat pada suhu ruang dan akan mencair jika terkena panas.

Dengan begitu, proses pembersihan jadi jauh lebih mudah tanpa perlu tenaga ekstra untuk menggosok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau