Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Target Calvin Verdonk Main di Liga Champions Musim Depan Bareng Lille

Kompas.com, 31 Maret 2026, 14:01 WIB
Thomas Wardana

Penulis

Sumber BolaSport

KOMPAS.com - Calvin Verdonk mengungkapkan hasratnya untuk bermain di Liga Champions musim depan bersama Lille seusai membela Timnas Indonesia hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026.

Kemenangan dramatis di kandang Marseille pada pekan ke-27 Ligue 1 membuat kepercayaan diri Calvin Verdonk meningkat menyusul jarak poin Lille dengan zona Liga Champions hanya terpaut dua poin.

Melihat peluang musim ini, pemain berdarah Aceh tersebut menyatakan harapannya agar timnya bisa finis di zona Liga Champions.

Lille, saat ini sedang menunjukkan performa positif dengan catatan tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir.

Baca juga: Harapan Calvin Verdonk: Bisa Melihat Dony Tri Pamungkas di Eropa

Meski demikian, Verdonk mengaku bukan perkara mudah untuk mencapai target tersebut mengingat persaingan antarklub yang semakin ketat.

"Tentu kami ingin mendapatkan satu tempat di Liga Champions," ujar Verdonk kepada awak media di Mixed Zone SUGBK setelah laga Timnas Indonesia vs Bulgaria, Senin (30/3/2026) malam WIB.

"Namun, liga ini sangat kompetitif, dan ada beberapa klub yang sangat kuat di sini," tambahnya.

Baca juga: Taktik Cair Timnas Indonesia Era John Herdman, Verdonk seperti Bunglon

Ungkap Hubungannya dengan Mason Greenwood

Pertandingan melawan Marseille bukan sekedar kemenangan penting di Stade Velodrome yang diraih oleh Lille, namun juga sorotan yang diberikan kepada Verdonk.

Dalam laga tersebut, Verdonk bermain selama 78 menit dan terlibat dalam sebuah insiden tekel keras terhadap Mason Greenwood.

Momen ini memicu ketegangan karena Greenwood bereaksi dan mendatangi Verdonk.

Saat ditanya tentang insiden tersebut, Verdonk mengakui ada masalah antara mereka namun ia memberikan respons dengan sedikit candaan.

Baca juga: Calvin Verdonk: Timnas Indonesia Lebih Baik dari Bulgaria

Pemain-pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, Ramadhan Sananta, dan Dony Tri Pamungkas, beraksi pada sesi latihan terbuka, Kamis (26/3/2026), jelang laga FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis.KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra Pemain-pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, Ramadhan Sananta, dan Dony Tri Pamungkas, beraksi pada sesi latihan terbuka, Kamis (26/3/2026), jelang laga FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis.

"Tidak, saya tidak berbicara dengannya setelah pertandingan, jadi mungkin ada masalah," ujarnya sambil tersenyum.

Akibat tekel keras Verdonk, Greenwood terpaksa ditarik keluar lebih cepat karena mengalami cedera.

Insiden tersebut mendapat banyak tanggapan dari publik sepak bola di Perancis yang menimbulkan pro dan kontra terhadap aksi Verdonk.

Baca juga: John Herdman: Verdonk Luar Biasa, Komplet, Masa Depan Timnas Indonesia

Kecewa dengan Kekalahan Timnas Indonesia

Calvin Verdonk juga memberikan komentar tentang hasil pertandingan Timnas Indonesia vs Bulgaria di final FIFA Series 2026 yang berakhir dengan skor 0-1.

Halaman:


Terkini Lainnya
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Skor Irak Vs Bolivia 2-1, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Internasional
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Respons Dony Tri Pamungkas Usai Calvin Verdonk Dukung Main di Eropa
Timnas Indonesia
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
KNVB Usut Kasus Naturalisasi, Pemain Indonesia Berpotensi Dibekukan?
Liga Lain
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Hasil Irak Vs Bolivia 2-1: Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Bertambah
Internasional
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Jepang Tekuk Inggris 1-0 di Wembley, Skuad Tuchel Rindukan Kane
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Italia Gagal ke Piala Dunia, Waktu Gianluigi Buffon Sampai Juni
Internasional
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Rekam Jejak Tiga Kegagalan Lolos Beruntun Italia ke Piala Dunia
Internasional
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Gattuso Ungkap Luka dan Pilih Diam
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau