Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER OTOMOTIF] Mobil Hybrid Terlaris, Bus Transjakarta Pakai ADAS

Kompas.com, 19 Maret 2026, 06:02 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak pembaca ingin tahu tentang mobil hybrid terlaris di Indonesia per Februari 2026. Begitu pula dengan artikel mengenai uji irit Honda Step WGN e:HEV.

Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan Transjakarta yang melengkapi busnya dengan teknologi ADAS. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Rabu (18/3/2026):

1. Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia Februari 2026: Merek Jepang Dominan

Toyota Innova Zenix Hybrid Model 2025 di ThailandDok. www.toyota.co.th Toyota Innova Zenix Hybrid Model 2025 di Thailand

Penjualan mobil hybrid atau Hybrid Electric Vehicle (HEV) di Indonesia menunjukkan pemulihan pada Februari 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total distribusi dari pabrik (wholesales) mencapai 6.008 unit. Jika dibandingkan dengan total penjualan mobil nasional Februari 2026 yang sebesar 81.159 unit, maka pangsa pasar kendaraan ramah lingkungan ini berada di kisaran 7,4 persen.

Baca juga: Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia Februari 2026: Merek Jepang Dominan

2. Update, Contraflow dan One Way Masih Berlaku di Tol Jakarta–Cikampek

Tol Layang MBZ Jakarta-CikampekJasa Marga Tol Layang MBZ Jakarta-Cikampek

Rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way tahap I masih berlangsung hingga saat ini di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Trans-Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menginformasikan, kedua rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Baca juga: Update, Contraflow dan One Way Masih Berlaku di Tol Jakarta–Cikampek

3. Honda StepWGN e:HEV: Uji Irit MPV Hybrid di Tol Trans Jawa

Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026

Saya berkesempatan menjajal langsung Honda StepWGN e:HEV menyusuri jalur mudik di Pulau Jawa, dalam perjalanan luar kota ‘Merapah Trans Jawa 2026’. MPV boxy berkapasitas tujuh penumpang ini menjadi salah satu mobil yang menarik perhatian karena menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik dalam sistem hybrid.

Baca juga: Honda StepWGN e:HEV: Uji Irit MPV Hybrid di Tol Trans Jawa

4. Komparasi BYD Atto 1 vs Jaecoo J5: Duo BEV Terlaris Februari 2026

BYD Atto 1KOMPAS.com/Ruly Kurniawan BYD Atto 1

Pasar mobil listrik nasional semakin memanas pada awal 2026. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total distribusi mobil listrik dari pabrik ke diler pada Februari 2026 mencapai 12.272 unit.

Baca juga: Komparasi BYD Atto 1 vs Jaecoo J5: Duo BEV Terlaris Februari 2026

5. Transjakarta Lengkapi Bus dengan Teknologi ADAS

Ilustrasi unit bus Transjakarta.Dok. Shutterstock/ Akhmad Dody Firmansyah Ilustrasi unit bus Transjakarta.

Upaya meningkatkan keselamatan penumpang terus dilakukan oleh PT Transportasi Jakarta. Salah satunya dengan melengkapi bus dengan teknologi pemantauan pramudi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mendeteksi potensi risiko selama perjalanan. Melalui platform SYNTRA yang terintegrasi dengan Advanced Driver Assistance System – Driver Monitoring System (ADAS-DMS), teknologi ini membantu memantau kondisi pengemudi secara real-time.

Baca juga: Transjakarta Lengkapi Bus dengan Teknologi ADAS

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau