Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Wisata Mangrove di Indonesia, Bisa Jalan di Jembatan Sambil Pesisir Laut

Kompas.com, 28 Maret 2026, 14:14 WIB
Devi Ramadhany,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi


KOMPAS.com - Hutan mangrove atau hutan bakau merupakan ekosistem penting yang tumbuh di pesisir pantai, muara sungai, hingga rawa gambut.

Keberadaannya memiliki banyak manfaat, mulai dari mencegah abrasi, meredam tsunami, hingga menjaga keseimbangan lingkungan.

Selain berfungsi secara ekologis, sejumlah kawasan mangrove di Indonesia juga dikembangkan sebagai destinasi wisata.

Berwisata ke hutan mangrove, wisatawan bisa belajar tentang pentingnya mangrove.

Dilansir dari Kementerian Pariwisata, berikut beberapa wisata mangrove yang dapat dikunjungi:

Baca juga: Menyusuri Desa Talaga Halmahera Barat, Pesona Mangrove dan Gamkonora dalam Sekali Trip

1. Taman Wisata Alam Angke Kapuk


Taman Wisata Angke Kapukhttps://www.jakartamangrove.id/ Taman Wisata Angke Kapuk
Terletak di kawasan Kamal Muara, Jakarta Utara, hutan mangrove ini memiliki luas sekitar 99,82 hektar.

Kawasan ini menjadi ekosistem lahan basah yang didominasi pepohonan mangrove sekaligus habitat berbagai satwa liar.

Selain menikmati suasana alam, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas seperti area rekreasi hingga camping ground.

Lokasinya juga mudah dijangkau dari pusat kota Jakarta maupun Tangerang.

Baca juga: Artotel Gelora Senayan Gelar Tanam Mangrove, Peringati Hari Jadi Ke-2

2. Hutan Mangrove Karimunjawa
 

Selain dikenal dengan pantai dan keindahan bawah lautnya, Karimunjawa juga memiliki wisata mangrove yang sejuk.

Pengunjung dapat berjalan di jalur trekking kayu sepanjang 1,3 kilometer.

Di tengah perjalanan, terdapat menara pandang yang memungkinkan wisatawan melihat Pulau Cemara Besar, Pulau Cemara Kecil, dan Pulau Menyawakan dari ketinggian.

Baca juga: Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo, Main Kayak Menyusuri Hutan Mangrove

3. Hutan Mangrove Kulon Progo


Hutan Mangrove Kulon Progo, Yogyakartadinpar.kulonprogokab.go.id Hutan Mangrove Kulon Progo, Yogyakarta
Terletak di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, kawasan mangrove ini memanjang di sepanjang muara Sungai Bogowonto hingga Pantai Congot.

Daya tarik utamanya adalah jembatan bambu yang dibangun di atas air, lengkap dengan menara pandang.

Terdapat sekitar empat jembatan unik yang menjadi spot foto favorit wisatawan.

Baca juga: 6 Pantai Indah di Jepara untuk Libur Santai

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau