JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin kamu berpikir bahwa kondisi udara di dalam rumah jauh lebih bersih dibanding di luar rumah yang penuh dengan polusi seperti debu hingga asap knalpot kendaraan.
Namun, kenyataannya hal itu tidak sepenuhnya benar. Sebab, udara di dalam rumah bisa jadi jauh lebih kotor dan berbahaya dari yang kamu pikirkan. Kamu perlu tahu bahwa udara di dalam rumah bisa mengandung racun, debu, dan polusi yang berasal dari alat-alat rumah tangga, alat elektronik, asap rokok, sisa bekas cat pernis, dan formalin di furnitur.
Baca juga: 10 Cara Mendapatkan Udara Bersih di Dalam Rumah Tanpa Bahan Kimia
Oleh karena itu, kamu perlu meletakkan tanaman khusus di dalam rumah yang berguna sebagai pembersih udara untuk menyingkirkan berbagai unsur berbahaya di dalam rumah yang telah disebutkan sebelumnya.
Dikutip dari kanal Youtube Kebun Indra Tarigan, Rabu (28/4/2021), berikut ini 10 tanaman untuk menyingkirkan udara berbahaya di dalam ruangan yang mengganggu kesehatan.
Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Kualitas Udara di Dalam Rumah
Lidah mertua atau sansiviera memiliki kemampuan untuk menyerap zat racun berbahaya yang ada di dalam rumah atau ruangan seperti formalin maupun formaldhehid yang biasanya terdapat pada pernis perabotan kayu maupun plastik.
Lidah mertua juga dapat menambah kadar oksigen di dalam ruangan dengan cara mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Oleh karena itu, lidah mertua cocok sekali ditanam di ruangan atau di tempat tidur agar tidur menjadi lebih nyenyak serta udara menjadi lebih segar.
Baca juga: 6 Lokasi Terbaik untuk Meletakkan Lidah Mertua Menurut Feng Shui
Sama dengan lidah mertua, lidah buaya yang ditempatkan di dalam ruangan bisa membersihkan udara dari beberapa jenis racun seperti formalin, formaldhehid, dan sebagainya dari perabot kayu, pernis, hingga cat.
Meletakkan lidah buaya di dalam ruangan memberikan banyak manfaat. Hanya saja, usahakan menaruh lidah buaya di dekat jendela agar terkena sinar matahari.
Baca juga: Begini Cara Menanam dan Merawat Lidah Buaya agar Tumbuh Banyak
Bunga gerbera atau hebras adalah tanaman hias yang termasuk dalam keluarga Asteraceae, tanaman semak yang hidup bertahun-tahun.
Bunga gerbera menjadi tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah sekaligus membersihkan udara dengan kuat. Bunga gerbera bisa menyegarkan udara sehingga membantu tidur lebih nyenyak dan bangun dalam keadaan segar.
Baca juga: 10 Cara Melembabkan Udara di Dalam Rumah Tanpa Humidifier
Selain tampilannya yang cantik, bunga krisan memiliki kemampuan untuk bisa menyerap bahan-bahan beracun seperti amoniak maupun formaldehid yang biasanya terdapat di dalam ruangan akibat sisa detergen, pembersih lantai, pernis cat kayu, dan sebagainya.
Peace lily atau bunga lili perdamaian dinobatkan oleh Nasa sebagai tanaman pembersih udara terbaik karena bisa membersihkan udara dalam skala lebih besar juga lebih banyak racun di udara yang dinetralkan.
Baca juga: Tips Menanam dan Merawat Bunga Krisan
Menjadi tanaman hias yang digandrungi, aglonema atau sri rezeki juga dapat membersihkan udara dari racun-racun polusi. Misalnya, formalin, racun dari asap rokok, racun dari bekas cat pernis, dan perabot kayu.
Keistimewaan sirih gading sejak dulu adalah digunakan sebagai tanaman pembersih udara di dalam ruangan. Sirih gading cocok untuk mendapatkan udara dalam ruangan yang segar dan bebas dari polusi.
Baca juga: 5 Cara agar Sirih Gading Tumbuh Lebih Cepat
Tanaman suplir termasuk jenis paku-pakuan atau pakis-pakisan yang sangat cocok diletakkan di dalam ruangan yang banyak radiasi dan polusi. Suplir bisa menyegarkan udara dalam ruangan dan menyerap beberapa jenis racun seperti poluen, benzena, dan lainnya.
Spider plants atau lili paris juga mampu menyegarkan udara dan membersihkan ruangan dari beberapa jenis racun. Jika ruangan di dalam rumah tidak segar, lili paris bisa menjadi pilihan untuk mengatasinya.
Baca juga: 5 Tips Lindungi Rumah dari Polusi Udara dalam Ruangan
Rubber plants atau karet hias juga merupakan tanaman yang jmemiliki kemampuan membersihkan udara dari zat-zat berbahaya seperti benzena, formalin, juga asap rokok.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang