Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Tanaman yang Mampu Usir Udara Berbahaya di Dalam Ruangan

Kompas.com, 28 April 2021, 15:43 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin kamu berpikir bahwa kondisi udara di dalam rumah jauh lebih bersih dibanding di luar rumah yang penuh dengan polusi seperti debu hingga asap knalpot kendaraan.

Namun, kenyataannya hal itu tidak sepenuhnya benar. Sebab, udara di dalam rumah bisa jadi jauh lebih kotor dan berbahaya dari yang kamu pikirkan. Kamu perlu tahu bahwa udara di dalam rumah bisa mengandung racun, debu, dan polusi yang berasal dari alat-alat rumah tangga, alat elektronik, asap rokok, sisa bekas cat pernis, dan formalin di furnitur. 

Baca juga: 10 Cara Mendapatkan Udara Bersih di Dalam Rumah Tanpa Bahan Kimia

Oleh karena itu, kamu perlu meletakkan tanaman khusus di dalam rumah yang berguna sebagai pembersih udara untuk menyingkirkan berbagai unsur berbahaya di dalam rumah yang telah disebutkan sebelumnya.

Dikutip dari kanal Youtube Kebun Indra Tarigan, Rabu (28/4/2021), berikut ini 10 tanaman untuk menyingkirkan udara berbahaya di dalam ruangan yang mengganggu kesehatan. 

Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Kualitas Udara di Dalam Rumah

1. Lidah Mertua

Lidah mertua atau sansiviera memiliki kemampuan untuk menyerap zat racun berbahaya yang ada di dalam rumah atau ruangan seperti formalin maupun formaldhehid yang biasanya terdapat pada pernis perabotan kayu maupun plastik.

Lidah mertua juga dapat menambah kadar oksigen di dalam ruangan dengan cara mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Oleh karena itu, lidah mertua cocok sekali ditanam di ruangan atau di tempat tidur agar tidur menjadi lebih nyenyak serta udara menjadi lebih segar. 

Baca juga: 6 Lokasi Terbaik untuk Meletakkan Lidah Mertua Menurut Feng Shui

2. Lidah Buaya

Sama dengan lidah mertua, lidah buaya yang ditempatkan di dalam ruangan bisa membersihkan udara dari beberapa jenis racun seperti formalin, formaldhehid, dan sebagainya dari perabot kayu, pernis, hingga cat.

Meletakkan lidah buaya di dalam ruangan memberikan banyak manfaat. Hanya saja, usahakan menaruh lidah buaya di dekat jendela agar terkena sinar matahari. 

Baca juga: Begini Cara Menanam dan Merawat Lidah Buaya agar Tumbuh Banyak

3. Bunga Gerbera

Bunga gerbera atau hebras adalah tanaman hias yang termasuk dalam keluarga Asteraceae, tanaman semak yang hidup bertahun-tahun.

Bunga gerbera menjadi tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah sekaligus membersihkan udara dengan kuat. Bunga gerbera bisa menyegarkan udara sehingga membantu tidur lebih nyenyak dan bangun dalam keadaan segar. 

Baca juga: 10 Cara Melembabkan Udara di Dalam Rumah Tanpa Humidifier

4. Bunga Krisan

Selain tampilannya yang cantik, bunga krisan memiliki kemampuan untuk bisa menyerap bahan-bahan beracun seperti amoniak maupun formaldehid yang biasanya terdapat di dalam ruangan akibat sisa detergen, pembersih lantai, pernis cat kayu, dan sebagainya.

5. Peace Lily

Peace lily atau bunga lili perdamaian dinobatkan oleh Nasa sebagai tanaman pembersih udara terbaik karena bisa membersihkan udara dalam skala lebih besar juga lebih banyak racun di udara yang dinetralkan. 

Baca juga: Tips Menanam dan Merawat Bunga Krisan

6. Aglonema

Menjadi tanaman hias yang digandrungi, aglonema atau sri rezeki juga dapat membersihkan udara dari racun-racun polusi. Misalnya, formalin, racun dari asap rokok, racun dari bekas cat pernis, dan perabot kayu.

7. Sirih Gading

Keistimewaan sirih gading sejak dulu adalah digunakan sebagai tanaman pembersih udara di dalam ruangan. Sirih gading cocok untuk mendapatkan udara dalam ruangan yang segar dan bebas dari polusi. 

Baca juga: 5 Cara agar Sirih Gading Tumbuh Lebih Cepat

8. Suplir

Tanaman suplir termasuk jenis paku-pakuan atau pakis-pakisan yang sangat cocok  diletakkan di dalam ruangan yang banyak radiasi dan polusi. Suplir bisa menyegarkan udara dalam ruangan dan menyerap beberapa jenis racun seperti poluen, benzena, dan lainnya.

9. Spider Plants

Spider plants atau lili paris juga mampu menyegarkan udara dan membersihkan ruangan dari beberapa jenis racun. Jika ruangan di dalam rumah tidak segar, lili paris bisa menjadi pilihan untuk mengatasinya. 

Baca juga: 5 Tips Lindungi Rumah dari Polusi Udara dalam Ruangan

10. Rubber Plants

Rubber plants atau karet hias juga merupakan tanaman yang jmemiliki kemampuan membersihkan udara dari zat-zat berbahaya seperti benzena, formalin, juga asap rokok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau