Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunakan Pemutih untuk Membuat Bunga di Dalam Vas Segar Lebih Lama

Kompas.com, 14 Agustus 2021, 16:48 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Meletakkan vas berisi potongan bunga segar adalah salah satu cara untuk menambahkan sentuhan cantik dan warna pada suatu ruangan.

Namun, potongan bunga segar yang diletakkan di dalam vas berisi air biasanya akan cepat layu dan bau dalam beberapa hari ke depan.

Akan tetapi, bunga potong di dalam vas bisa tetap segar lebih lama dengan memanfaatkan pemutih pakaian. Kaget mengetahuinya?

Baca juga: 6 Bunga Cantik yang Bisa Tahan Lama di Vas

Dilansir dari beberapa sumber, Sabtu (14/8/2021), disebutkan bahwa kandungan bahan pemutih pakaian dapat menghambat mikroorganisme yang berkembang biak pada batang bunga.

Bagi kalangan perangkai bunga, pemutih bukanlah suatu hal yang baru untuk membuat potongan bunga di dalam vas tetap segar dan awet.

Ketika mikroorganisme berkembang biak di dalam air vas biasa, mereka menghalangi dan membuat batang bunga sulit menyerap air untuk nutrisinya, menyebabkan bunga layu dan bau.

Tapi, menambahkan pemutih pakaian ke dalam air vas berisi potongan bunga segar membunuh mikroorganisme, sehingga memastikan kesegaran potongan bunga bertahan lama.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Bunga Matahari, Kaya Manfaat hingga Menjadi Ikon Seni

Dengan tambahan sedikit pemutih, bunga di dalam vas dapat bertahan lebih lama dan air tidak menjadi cepat kotor.

Cara mengaplikasikan pemutih pada bunga potong di dalam vas

Cara untuk membuat potongan bunga di dalam vas bisa tetap segar dengan pemutih pakaian tidaklah sulit, berikut di antaranya.

1. Mencampurkan air dan pemutih

Campurkan 1 liter air dengan 1 sendok teh pemutih, lalu aduk kedua bahan hingga larut merata. Selanjutnya kamu tinggal menuangkan air larutan pemutih ke dalam vas bunga yang masih kosong.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau