Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Lampu Gantung dari Tanaman Hias agar Ruangan Tampak Unik

Kompas.com, 20 Desember 2021, 23:09 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber My Domaine

JAKARTA, KOMPAS.com – Lampu gantung jenis chandelier dapat membuat ruangan terlihat menarik. Namun, untuk membuat ruangan terlihat berbeda dari ruangan umumnya, kamu bisa mengkreasikan lampu gantung menggunakan tanaman hias.

Melansir My Domaine, Senin (20/12/2021), chandelier tanaman adalah “lampu gantung” dalam ruangan yang dipenuhi tanaman.

Baca juga: Benarkah Tanaman Sukulen Beracun untuk Anjing?

Beberapa chandelier tanaman benar-benar terbuat dari tanaman yang dilengkapi alas penumpu tanaman, sementara yang lainnya terbuat dari bagian-bagian milik lampu gantung

Namun, ada juga tanaman lain yang bisa tumbuh jika ditaruh di dalam pot yang dimasukkan ke struktur lampu gantung.

Untuk membuat chandelier tanaman, perhatikan jenis tanaman yang ingin digunakan. Pastikan tanaman bisa tumbuh di ruangan. 

Jika memilih tanaman rambat, gunakan kawat untuk membangun dan menahan tanaman. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Cocok untuk Ruangan Bergaya Skandinavia

Hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan

Sebelum mulai membuat lampu gantung dari tanaman hias, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.

Pertama, lokasi lampu gantung tanaman dan bagaimana cara menggantungnya. Jika menggantungnya di ruangan yang tidak memiliki banyak cahaya matahari, pilih jenis tanaman yang minim cahaya. 

Baca juga: 4 Tanaman Hias yang Bisa Menyegarkan Udara di Rumah

Setelah itu, siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan seperti berikut ini. 

  • Kerangka lampu gantung atau jenis lain yang mirip.
  • Lem adhesive atau lem lain yang kuat.
  • Cat semprot.
  • Pot dan alas terakota.
  • Tanaman.
  • Kait langit-langit dengan pengait yang kuat.

Baca juga: Tips Menanam Lavender Sebagai Tanaman Hias di Rumah

Cara membuat lampu gantung dari tanaman hias

Rachel Metz, seorang YouTuber dengan nama akun Living to DIY with Rachel Metz membeberkan sejumlah tips membuat lampu gantung dari tanaman seperti berikut ini. 

  • Beli lampu gantung

Langkah pertama adalah cari lampu gantung seperti ke pasar loak. Menurut Metz, pasar loak merupakan tempat yang bagus untuk mencari sisa perlengkapan dan persediaan dari proyek yang dikerjakan orang lain.

Selain itu, harga yang ditawarkan di pasar loak hampir selalu lebih murah dibanding di toko-toko lampu. 

Baca juga: 5 Tanaman Herbal yang Cocok Ditanam di Teras Rumah

  • Singkirkan kabel elektronik dan kaca berlebih

Lampu gantung yang digunakan Metz memiliki rantai untuk menggantungnya pada plafon. Metz juga menyingkirkan kabel listrik dari lampu gantung karena tidak akan menghubungkannya ke listrik.

Selain itu, Metz juga melepas soket tempat bohlam lampu dan penutup kaca bersama lampu gantung itu. Barang-barang yang tidak digunakan bisa didonasikan.

Baca juga: Wajib Dipelihara, Ini 9 Tanaman yang Ampuh Mengusir Serangga di Rumah

  • Bersihkan struktur lampu gantung

Jika ingin mengecat struktur lampu gantung, bersihkan secara menyeluruh karena debu dan kotoran dapat mempengaruhi cat supaya terlihat halus dan bersih.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau