Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Barang Elektronik yang Tidak Harus Dicabut Setelah Digunakan

Kompas.com, 22 Oktober 2025, 07:40 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Tidak semua barang elektronik rumah tangga perlu dicabut setiap kali selesai digunakan. Beberapa perangkat justru dirancang agar tetap terhubung dengan daya agar dapat berfungsi dengan baik dan efisien.

Menurut para ahli listrik seperti Tim Hodnicki dan teknisi HVAC Alex Atkinson, beberapa peralatan memiliki sistem internal yang bergantung pada aliran listrik konstan. Jika dicabut terlalu sering, bukan hanya akan membuatnya cepat rusak, tetapi juga bisa mengurangi kinerjanya. 

Barang elektronik yang tidak harus dicabut setelah digunakan 

Ilustrasi microwave.Shutterstock/New Africa Ilustrasi microwave.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah beberapa barang elektronik yang tidak harus langsung dicabut setelah digunakan.

Baca juga: 5 Barang Elektronik yang Tidak Boleh Dinyalakan Bersamaan, Bahaya!

Mesin cuci dan pengering 

Peralatan besar seperti mesin cuci dan pengering sebaiknya tidak dicabut setiap kali selesai digunakan.

Selain karena ukuran colokannya yang kuat dan sulit dijangkau, sering mencabut dan memasang kembali kabel mesin cuci dapat menyebabkan keausan pada steker dan stopkontak.

Kulkas

Kulkas adalah peralatan yang wajib dibiarkan menyala terus-menerus. Begitu dicabut, suhu di dalamnya akan naik dengan cepat dan bisa menyebabkan makanan rusak akibat ditumbuhi bakteri.

Selain itu, saat dicolokkan kembali, kulkas harus bekerja lebih keras untuk menurunkan suhu ke tingkat semula. Proses ini justru membuat konsumsi listrik meningkat dan memperpendek umur komponen pendingin di dalamnya.

Baca juga: 7 Barang Elektronik yang Harus Dicabut dari Stopkontak Saat Berlibur

Mesin pencuci piring 

Mesin pencuci piring dilengkapi sistem elektronik yang perlu mendapat pasokan daya agar pengaturannya tetap tersimpan.

Teknisi David Moloshev menjelaskan bahwa mencabut kabel mesin pencuci piring justru dapat mengganggu fungsi timer dan sistem diagnostik pada model baru.

Karena konsumsi dayanya sangat kecil saat tidak digunakan, membiarkannya tetap terpasang jauh lebih aman dan efisien.

Microwave 

Meskipun tergolong peralatan kecil, microwave sebaiknya tidak sering dicabut dari stopkontak. Alasannya, colokan dan soket bisa aus jika sering dilepas-pasang.

Baca juga: Jangan Colokkan Barang Elektronik Ini ke Stopkontak yang Sama

Microwave modern menggunakan daya siaga yang sangat kecil, sehingga tidak boros listrik. Jika ingin memastikan daya siaga tetap efisien, kamu bisa menggunakan alat pemantau listrik untuk mengetahui seberapa besar energi yang dikonsumsi saat microwave tidak digunakan.

Router WiFi 

Router WiFi termasuk perangkat yang sebaiknya selalu menyala agar koneksi internet tetap stabil. Menurut Moloshev, perangkat jaringan ini memang dirancang untuk bekerja 24 jam tanpa henti. 

Terlalu sering mencabutnya dapat memperpendek masa pakai adaptor dan memengaruhi kualitas sinyal.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau