Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menjemur Pakaian di Luar Rumah Saat Musim Hujan, Apakah Bisa?

Kompas.com, 29 Oktober 2025, 21:03 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Menjemur pakaian di luar rumah atau ruangan menjadi kendala atau tantangan selama musim hujan berlangsung

Pasalnya, saat musim hujan, sinar matahari sangat minim, kelembapan meningkat, serta cuaca yang dingin, yang membuat pakaian susah mengering. 

Baca juga: 3 Barang yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Keranjang Cucian

"Faktor terpenting dari menjemur cucian di luar ruangan adalah sinar matahari, angin, dan kelembapan," ucap Ken Doty, pakar kebersihan dan COO di The Maids. 

Hal ini pun membuat banyak dari kita memilih mengeringkan cucian dengan memasukkannya ke mesin pengering saat musim hujan atau cuaca dingin

Doty mengatakan menjemur pakaian di luar rumah saat musim hujan masih bisa dilakukan, asalkan cuaca cerah, terik, dan berangin meski suhu dingin. 

Sinar matahari adalah sumber utama untuk mengeringkan pakaian karena menguapkan air. Sinar matahari bahkan dapat memberikan disinfeksi sekaligus 100 persen ramah lingkungan.

Angin memainkan peran sangat penting dalam mengeringkan pakaian dengan mengirimkan udara lembap yang membantu menguapkan sisa air. 

Baca juga: Cara Membersihkan Segel Mesin Cuci yang Bikin Cucian Berbau Apak

"Angin adalah alasan mengapa pakaian dapat dikeringkan karena kekuatan angin dapat mengatasi suhu beku atau di bawah titik beku. Selama tidak ada salju atau hujan, angin akan mendorong pakaian untuk mengering," ucap Doty. 

Meski berlawanan dengan instuisi, menurut Doty adalah sejumlah keuntungan menjemur pakaian di luar ruangan saat musim hujan, seperti disadur dari Homes and Gardens, Rabu (29/10/2025). 

Menghindari penggunaan mesin pengering

Ilustrasi menjemur pakaian di luar ruangan.Shutterstock/New Africa Ilustrasi menjemur pakaian di luar ruangan.
Menjemur cucian di luar ruangan  sin pengering mengonsumsi banyak energi yang akan membantu mengurangi biaya listrik. Ini adalah metode ramah lingkungan dan hemat biaya untuk mengeringkan pakaian tanpa menggunakan mesin pengering. 

Kedua, pakaian lebih awet. Salah satu manfaat utama mengeringkan pakaian tanpa pengering adalah memperpanjang umur pakaian. 

Phillip Twigg, pakar peralatan di Reliant Direct, mengatakan, menjemur pakaian di luar ruangan jauh lebih aman, terutama untuk kain halus yang mungkin rusak atau melengkung secara tidak sengaja di dalam mesin pengering. 

Hal ini khususnya penting di bulan-bulan lebih dingin ketika kita cenderung mencuci bahan alami, seperti wol, sehingga tidak perlu memikirkan apa yang harus dilakukan jika pakaian menyusut di dalam pengering. 

Baca juga: 3 Barang yang Tidak Boleh Dimasukkan ke Keranjang Cucian 

Menjaga pakaian tetap segar dan bebas kusut

Menurut Doty, menjemur cucian di luar ruangan dengan tali jemuran adalah cara sederhana membuat cucian berbau lebih harum dan menghilangkan kusut tanpa setrika, bahkan saat cuaca dingin. 

"Udara dingin dapat memberikan aroma segar dan segar pada cucian," imbuhnya.  

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau