Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Hal yang Dapat Membuat Dapur Terlihat Buruk Menurut Desainer

Kompas.com, 20 Januari 2026, 18:41 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Dapur adalah jantung sebuah rumah, jadi sangat penting membuatnya terasa fungsional dan indah.

Namun, dapur yang paling disukai pun dapat menjadi korban kesalahan desain yang dapat membuatnya terasa berantakan, ketinggalan zaman, atau tidak praktis. 

Baca juga: Jangan Simpan 10 Barang Ini di Bawah Wastafel Dapur

Untungnya, banyak dari masalah ini dapat dengan mudah diperbaiki setelah kamu tahu apa yang harus dicari.

Baik sedang bersiap merenovasi dapur lengkap maupun hanya mencari cara meningkatkan penampilan ruangan, berikut tujuh hal yang dapat membuat dapur terlihat buruk menurut para ahli desain disadur dari The Spruce, Selasa (20/1/2026). 

Lemari dapur yang terlalu berornamen

Ilustrasi lemari dapur, ilustrasi dapur.Unsplash/lotusdnp Ilustrasi lemari dapur, ilustrasi dapur.
Para desainer sepakat jika ada satu hal yang dapat langsung membuat dapur terlihat ketinggalan zaman dan buruk, itu adalah lemari dapur yang terlalu berornamen dan berat.

“Lemari dapur yang terlalu detail dengan ukiran rumit terasa berlebihan secara visual dan kurang memiliki kehalusan yang dibutuhkan untuk dapur modern,” kata Philip Thomas Vanderford, pemilik dan pendiri Studio Thomas James--sebuah firma desain interior layanan lengkap.

Menurut Vanderford, desain-desain ini sering kali memenuhi ruangan dan tampak ketinggalan zaman daripada abadi. 

Sebagai gantinya, bawa dapur ke era modern dengan garis-garis ramping dan profil tipis. Pilih warna kayu alami, warna netral hangat, atau pernis dengan pigmen yang kaya, yang semuanya menawarkan daya tarik yang canggih tanpa usaha. 

Baca juga: 5 Material Meja Dapur yang Dapat Menyembunyikan Noda

Meja granit gelap

Selanjutnya, hal yang dapat membuat dapur terlihat buruk adalah meja granit gelap.

"Meja granit gelap adalah kesalahan desain lain yang harus dihindari jika tujuan kamu adalah tampilan abadi dan canggih," ucap Vanderford.

Meja granit berbintik mengkilap memancarkan era kemewahan daripada penyempurnaan kontemporer. Pola-pola yang ramai dapat terasa berat dan kacau secara visual. 

Sebagai gantinya, Vanderford merekomendasikan memilih permukaan alami yang ramping dengan gerakan lebih lembut dan organik.

Material-material ini menghadirkan keanggunan dan harmoni, berfungsi sebagai titik fokus yang halus, tapi bersahaja, bukan sebagai pusat perhatian langsung.

Namun, jika menginginkan nuansa gelap dan dramatis, jangan ragu memilih material, seperti marmer hitam untuk nuansa yang muram. 

Baca juga: 9 Bumbu Dapur yang Tidak Perlu Disimpan di Kulkas

Microwave di atas kompor

Ilustrasi microwave.Shutterstock/Pixel-Shot Ilustrasi microwave.
Microwave di atas kompor dulunya umum dalam desain dapur, tetapi kini semakin langka. Meski praktis di permukaan, susunan yang besar ini menciptakan kekacauan visual dan memiliki kekurangan fungsional.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau