Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Hal yang Dapat Membuat Dapur Terlihat Buruk Menurut Desainer

Kompas.com, 20 Januari 2026, 18:41 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

Pertama, microwave di atas kompor berarti tudung kompor berventilasi tidak mungkin dipasang. Tudung kompor berventilasi, meski tidak wajib, sangat membantu meningkatkan kualitas udara di dapur dan sering kali lebih disukai jika tersedia.

Kedua, karena lokasinya, microwave di atas kompor rentan terhadap banyak kotoran dan membutuhkan pembersihan eksterior yang lebih sering.

Pertimbangkan mengganti microwave di atas kompor dengan tudung kompor (berventilasi atau tanpa saluran) dan memindahkannya ke lokasi berbeda.

“Integrasikan laci microwave built-in di dalam kabinet atau sembunyikan sepenuhnya di dalam pantry,” kata Vanderford.

Pendekatan yang halus ini memastikan fokus tetap pada desain dapur sambil tetap memberikan fungsionalitas. 

Baca juga: 5 Warna Lemari Dapur yang Dapat Meningkatkan Tampilan Ruangan 

Penggunaan berlebihan peralatan stainless steel

Ilustrasi wajan stainless steel.Shutterstock/Mirageart Ilustrasi wajan stainless steel.
Peralatan stainless steel ada di mana-mana dan dapur kamu kemungkinan besar penuh dengan peralatan tersebut.

Namun, para ahli memperingatkan tidak menggunakan stainless steel sepenuhnya di dapur. Ini karena peralatan stainless steel menjadi hal yang dapat membuat dapur terlihat buruk. 

“Dapur yang didominasi stainless steel dapat terasa steril dan kurang memiliki kehangatan dan kedalaman yang diharapkan dalam ruang mewah modern,” kata Vanderford.

Meski kemewahan bukan tujuan kamu, tidak dapat disangkal bahwa segala sesuatu yang terbuat dari stainless steel dapat terasa agak dingin, terlepas dari gaya rumah kamu. Belum lagi, soal pembersihan—sidik jari! Ini juga bukan selalu pilihan paling praktis.

Alih-alih memilih stainless steel untuk semua peralatan, para desainer menyarankan memvariasikan finishing di ruangan.

Vanderford mencatat peralatan yang siap dipasang panel sangat ideal diintegrasikan secara mulus dengan kabinet khusus.

Sebagai alternatif, jelajahi finishing yang khas, seperti logam yang disikat atau matte, untuk meningkatkan desain dengan nuansa khusus. 

Baca juga: 3 Warna Cat Dapur Terbaik untuk Meningkatkan Suasana Hati 

Meja dapur keramik

Meja dapur keramik dulunya sangat disukai karena pesona dan kehangatannya di dapur. Namun, menurut Vanderford, saat ini meja dapur keramik sudah ketinggalan zaman.

Selain itu, garis natnya dapat memburuk dan berubah warna seiring waktu sehingga tidak praktis dalam jangka panjang.

“Beralihlah ke meja dapur permukaan tunggal yang terbuat dari material yang dipoles halus dan memancarkan kemewahan bersahaja. Kualitas monolitiknya menciptakan estetika rapi dan kohesif," katanya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau