Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haruskah Mengganti Seprai Lebih Sering Saat Musim Hujan?

Kompas.com, 30 Januari 2026, 20:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

KOMPAS.com - Berbaring di tempat tidur yang nyaman dan hangat pada malam musim hujan atau cuaca dingin menjadi hal yang menyenangkan. 

Namun, kebersihan seprai penting diperhatikan. Sebab, seprai yang kotor dapat membuat tidur tidak nyaman serta sulit tidur. 

Baca juga: 7 Cara Membersihkan Seprai untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Dilansir dari Southern Living, Jumat (30/1/2026), menurut rekomendasi dokter kulit dan ahli alergi di The Cleveland Clinic, umumnya, mencuci seprai dilakukan setiap minggu untuk mengurangi bakteri, menghilangkan sel kulit mati, dan menyingkirkan alergen, seperti debu, tungau debu, serta bulu hewan.

Namun, karena kita tidak banyak berkeringat saat musim hujan, apakah kita perlu mengganti seprai sesering itu?

Jika semua orang yang tidur di tempat tidur dalam keadaan sehat, seprai harus diganti seminggu sekali. Bahkan apabila tidak berkeringat, kamu tetap melepaskan sel kulit dan minyak tubuh.

Pertimbangkan kurangnya udara segar di sebagian besar rumah selama musim dingin dan semua sel kulit itu terus beredar melalui sistem HVAC kamu. 

Karena kebanyakan orang menambahkan selimut ekstra satu atau dua kali selama musim dingin, selimut tersebut harus dicuci sebulan sekali untuk menghilangkan kotoran dan alergen.

Pembersihan rutin menghilangkan debu, minyak tubuh, dan cairan, serta mengurangi alergen yang menyebabkan iritasi. 

Baca juga: 7 Cara Membersihkan Seprai untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Tanda seprai membutuhkan pembersihan lebih sering saat musim hujan 

  • Penyakit

Ilustrasi mencuci seprai.SHUTTERSTOCK/NITO Ilustrasi mencuci seprai.
Jika seseorang terkena flu, pilek, atau norovirus, seprai harus diganti setidaknya dua kali seminggu. Sebaiknya, ganti sarung bantal setiap hari untuk membantu mencegah penyebaran bakteri dan kemungkinan infeksi ulang.

  • Kondisi kulit

Seprai kotor memperburuk ruam, jerawat, eksim, luka terbuka, bahkan kulit yang terlalu kering. Pergantian seprai yang lebih sering akan membantu menjaga kesehatan kulit.

  • Hewan peliharaan

Selanjutnya, tanda seprai membutuhkan pembersihan lebih sering saat musim hujan adalah hewan peliharaan. 

Jika mengizinkan sahabat berkaki empat tidur di tempat tidur, mereka membawa bulu dan kotoran ekstra ke seprai. 

Baca juga: Rahasia Seprai Hotel Tetap Putih Cemerlang, Ini 5 Cara Mencucinya 

  • Ngemil di tempat tidur

Sangat menggoda menjadikan tempat tidur sebagai ruang makan dan tempat tinggal kamu saat cuaca dingin.

Namun, makan di tempat tidur dapat meninggalkan tumpahan dan remah-remah yang menarik hama serta membuat tidur lebih tidak nyaman.

  • Berkeringat banyak

Keringat malam, bahkan saat musim hujan, membuat seprai lebih cepat kotor. Kamu akan tidur lebih nyenyak jika seprai diganti lebih sering.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau