Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menghilangkan Noda Minyak dari Peralatan Dapur

Kompas.com, 5 Maret 2026, 22:15 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Peralatan dapur, seperti alat pengisap asap, air fryer, microwave, hingga panggangan listrik, rentan dipenuhi lemak yang berkerak dan noda minyak akibat penggunaan sehari-hari.

Jika dibiarkan menumpuk, kotoran ini tidak hanya membuat alat tampak kusam, tetapi juga memicu bau tak sedap hingga risiko kebakaran. 

Baca juga: 7 Barang Dapur yang Diam-diam Membuat Tamu Jijik, Singkirkan Segera!

Untungnya, noda minyak yang menempel pada peralatan dapur dapat dibersihkan dengan mudah menggunakan bahan alami, seperti baking soda, cuka, atau air perasan lemon.

Dikutip dari Real Simple, Kamis (5/3/2026), berikut sejumlah cara menghilangkan noda minyak dari peralatan dapur agar tampak seperti baru kembali menggunakan bahan alami.

Alat pengisap asap 

Midea Electronics Indonesia memperkenalkan Kitchen New Collection, rangkaian inovasi yang terdiri atas kompor gas tanam dan cooker hood. Kompas.com/Esra Dopita Maret Midea Electronics Indonesia memperkenalkan Kitchen New Collection, rangkaian inovasi yang terdiri atas kompor gas tanam dan cooker hood.
Alat pengisap asap atau cooker hood dapat membantu menangkap partikel berminyak dan menyerap bau.

Namun, jika peralatan tidak dibersihkan, cooker hood tidak akan berfungsi maksimal dan berisiko menyebabkan kebakaran.

Untuk mencegah hal ini, luangkan waktu membersihkan cooker hood dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Isi wastafel atau wadah tahan panas dengan air mendidih, lalu tambahkan sekitar 125 gram baking soda dan satu sendok makan sabun cuci piring.

Lepaskan filter dari alat pengisap asap dan rendam dalam larutan tersebut selama 15 menit. 

Baca juga: 6 Alat Dapur yang Paling Cocok untuk Hadiah 

2. Sambil merendam, bersihkan bagian lain dari pengisap asap dengan campuran air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring dalam botol semprot.

Basahi kain mikrofiber dengan larutan sabun dan lap bilah kipas serta seluruh permukaan tudung asap.

3. Taburkan sedikit baking soda untuk membersihkan sisa makanan yang menempel, kemudian gosok perlahan menggunakan kain lembut hingga bersih.

4. Bilas permukaannya dengan kain lain yang dicelupkan ke dalam larutan cuka putih suling dan air dengan perbandingan 1:1 untuk menghilangkan sisa sabun dan sisa lemak.

5. Gosok filter dengan sikat berbulu lembut, bilas, keringkan, dan masukkan kembali ke  tudung. Lap permukaan alat pengisap asap dengan kain mikrofiber kering dan poles tudung hingga mengkilap.

6. Meski begitu, tidak semua alat pengisap dapur memiliki model sama. Karena itu, sisihkan waktu untuk mencari petunjuk pembersihan di situs web produsen untuk mencegah kerusakan yang tidak disengaja.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau