Rendam nosel dalam cuka hangat dan biarkan selama minimal delapan jam untuk menghilangkan penumpukan kalsium dan endapan mineral lain.
Selanjutnya, bilas hingga bersih dengan air hangat.
Jika masih ada endapan yang tersisa pada nosel, gunakan tusuk gigi untuk membersihkannya secara perlahan. Selanjutnya, bilas nosel untuk kedua kalinya lalu keringkan dengan handuk.
Setelah semua komponen kering, rakit kembali alat pengukus dengan mengikuti petunjuk dari produsen.
Baca juga: 4 Cara Merapikan Pakaian Tanpa Setrika
Semakin baik perawatannya, semakin baik pula steamer tersebut akan merawat pakaian. Berikut sejumlah tips menjaga steamer tetap dalam kondisi prima:
1. Selalu gunakan air suling untuk mengisi steamer karena air keran mengandung mineral yang dapat menyumbat steamer dan hindari mengisinya tangki terlalu penuh.
2. Kosongkan wadah air sepenuhnya di antara sesi penyetrikaan, khususnya untuk steamer portabel. Keringkan komponen dengan handuk atau keringkan dengan udara sebelum menyimpannya.
3. Pastikan tangki selalu terisi air selama penggunaan. Jangan biarkan tangki kehabisan air karena dapat menghanguskan atau membakar endapan mineral sehingga lebih sulit dihilangkan.
4. Sebelum disimpan, pastikan tidak ada air di dalam tangki. Bersihkan steamer segera setelah muncul tanda-tanda semburan uap yang tidak terkontrol atau berkurangnya keluaran uap.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang