Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 7 Maret 2026, 12:06 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Sebagian pemilik kucing mungkin pernah mendapati hewan peliharaannya minum air dari mangkuk toilet. Meski terlihat aneh, perilaku ini sebenarnya cukup umum terjadi pada kucing maupun anjing.

Melansir PetMD, menurut pelatih hewan bersertifikat Fear Free, Brett Reynolds, ada beberapa alasan yang membuat hewan peliharaan tertarik menjadikan toilet sebagai sumber air minum.

Alasan kenapa kucing minum air toilet

Salah satu alasan utama kenapa kucing suka minum di WC adalah suhu air. Air di toilet sering terasa lebih dingin dibandingkan air di mangkuk minum hewan peliharaan yang sudah lama dibiarkan.

Jika air di mangkuk minum menjadi hangat atau tergenang terlalu lama, kucing bisa mencari sumber air lain yang terasa lebih segar, termasuk dari toilet.

Baca juga: 6 Tanaman yang Dapat Menjauhkan Kucing Liar dari Kebun

Kamar mandi juga bisa menjadi tempat yang terasa aman dan tenang bagi hewan peliharaan.

Lingkungan yang sepi dan jarang terganggu membuat kucing atau anjing merasa nyaman untuk minum di sana. Kondisi ini dapat membuat toilet menjadi tempat yang menarik bagi mereka.

Bisa menjadi tanda masalah kesehatan

Namun demikian, dalam beberapa kasus, kebiasaan mencari sumber air di dalam toilet juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan.

Meskipun terlihat jernih, air di toilet sebenarnya tidak direkomendasikan sebagai sumber air minum bagi hewan peliharaan.

Air di tangki toilet memang berasal dari sumber yang sama dengan air keran rumah tangga. Namun, tangki toilet jarang dibersihkan sehingga masih memungkinkan terjadinya pertumbuhan bakteri.

Air tersebut kemudian mengalir melalui pipa menuju mangkuk toilet. Di bagian ini, air bercampur dengan berbagai bakteri dari lingkungan toilet.

Selain itu, residu bahan kimia dari pembersih atau pengharum toilet juga dapat larut dalam air.

Karena itu, pemilik hewan peliharaan disarankan selalu menyediakan air minum yang bersih dan segar serta menutup penutup toilet agar kucing tidak menjadikannya sebagai sumber air minum.

Baca juga: Cara Mengatasi Toilet yang Tersumbat dengan Baking Soda

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau