Penulis
KOMPAS.com - Api kompor gas yang menyala biasanya berwarna biru. Warna ini menandakan proses pembakaran gas berlangsung dengan baik dan efisien.
Namun, dalam beberapa kondisi, api kompor gas berwarna merah atau kemerahan. Banyak orang menganggap hal ini sebagai hal biasa, padahal perubahan warna api dapat menjadi tanda adanya kondisi tertentu di dapur yang perlu diperhatikan.
Mengapa kompor gas nyalanya merah?
Api kompor yang berwarna merah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas gas, kondisi udara di dapur, hingga kebersihan peralatan memasak.
Berikut beberapa penyebab api kompor gas berwarna merah yang perlu diketahui dirangkum dari Haier.
Baca juga: Jangan Letakkan 8 Barang Ini di Dekat Kompor, Bahaya!
1. Gas mengandung uap air atau kotoran
Salah satu penyebab mengapa kompor gas nyalanya merah berkaitan dengan kualitas gas yang digunakan.
Ketika gas yang terbakar mengandung uap air dalam jumlah cukup tinggi atau terdapat kotoran di dalamnya, proses pembakaran tidak berlangsung sempurna. Kondisi ini dapat membuat warna api berubah menjadi kemerahan.
Selain itu, partikel kecil yang ikut terbakar juga dapat memengaruhi warna nyala api.
2. Debu di udara dapur
Debu yang beterbangan di udara juga bisa menjadi penyebab api kompor gas merah.
Saat dapur memiliki banyak debu, atau ketika uap air dan asap masakan meningkat selama proses memasak, partikel-partikel tersebut dapat ikut terbakar bersama gas. Akibatnya, nyala api yang muncul cenderung berwarna merah.
Hal ini biasanya terjadi ketika dapur jarang dibersihkan atau ventilasi kurang baik.
3. Udara dapur yang lembap
Kelembapan udara di dapur juga dapat memengaruhi warna api kompor dan membuat api kompor gas merah.
Baca juga: 6 Keuntungan Menggunakan Kompor Listrik Dibanding Kompor Gas