Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Barang yang Perlu Disingkirkan Sebelum Membersihkan Rumah

Kompas.com, 25 Maret 2026, 20:15 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Membersihkan rumah dapat dilakukan dengan menyingkirkan beberapa barang yang tidak lagi digunakan terlebih dahulu.

Dengan demikian, dapat membuat proses bersih-bersih menjadi lebih mudah dan cepat. 

Baca juga: Bikin Rusak, Hindari Gunakan 7 Hal Ini Saat Membersihkan Rumah 

Disadur dari The Spruce, Rabu (25/3/2026), berikut beberapa barang yang perlu disingkirkan sebelum membersihkan rumah

Peralatan dapur

Ilustrasi wajan besi cor.SHUTTERSTOCK/ARINA P HABICH Ilustrasi wajan besi cor.
Dalam hal membersihkan dapur secara menyeluruh, menyingkirkan barang-barang yang berserakan di meja dapur selalu menjadi langkah awal yang efektif.

Megan Barnhart, pendiri dan organizer profesional di Barnhart Home yang berbasis di Amerika Serikat (AS), mengatakan permukaan meja dapur cenderung menjadi masalah di setiap rumah karena saat tertutup berbagai barang, seperti peralatan dapur, surat, bahkan dekorasi, permukaan tersebut tidak dapat dibersihkan dan didesinfeksi dengan benar.

“Pindahkan barang-barang yang digunakan sehari-hari ke lemari dan laci serta buang apa pun yang sudah kedaluwarsa, rusak, atau tidak lagi digunakan sebelum membersihkan permukaannya,” kata Barnhart.

Carol Appelbaum, pendiri Luxury Pro Organizer di Houston yang berasal dari AS, mengatakan meski peralatan dapur di meja sering dibersihkan, menyingkirkannya dapat membantu memperlihatkan remah-remah dan sisa kotoran yang tertinggal di bawahnya sehingga lebih mudah dibersihkan. 

Baca juga: Jangan Buang 5 Barang di Garasi Ini ke Tempat Sampah, Bahaya!

Tumpukan kertas dan surat

Selanjutnya, barang yang perlu disingkirkan sebelum membersihkan rumah adalah tumpukan kertas, surat, dan dokumen lainnya. 

Kertas-kertas ini dapat menumpuk dengan cepat sepanjang minggu. Saat melakukan bersih-bersih secara menyeluruh, barang-barang ini cenderung dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain.

Sebelum membersihkan, Appelbaum menyarankan meluangkan waktu menyimpan dokumen-dokumen penting, disumbangkan, atau mendaur ulang buku dan majalah lama.

"Daur ulang atau buang surat yang tidak terpakai, surat-surat tersebut bisa diubah menjadi barang kerajinan yang bagus untuk mereka yang membutuhkannya,” kata Appelbaum. 

Sepatu di dekat pintu masuk rumah 

Ilustrasi sepatu.Unsplash/glenncarstenspeters Ilustrasi sepatu.
Jika di area pintu masuk memiliki spot untuk meletakkan sepatu, sebaiknya sepatu dilepas terlebih dahulu sebelum membersihkan area tersebut secara menyeluruh.

"Meski mudah diakses, terlalu banyak sepatu yang menumpuk di dekat pintu justru dapat menahan kotoran dan debu tepat di pintu masuk ke dalam rumah," ucap Barnhart. 

Baca juga: Catat! 5 Barang Wajib Dibawa Saat Mudik Bersama Anabul

Buang sepatu yang sudah terlalu usang atau rusak, pindahkan sepatu yang jarang dipakai atau sepatu musiman kembali ke lemari, sisakan hanya satu pasang sepatu yang dipakai sehari-hari untuk setiap anggota keluarga.

Perlengkapan dan mainan hewan peliharaan

Barang-barang sahabat bulu yang berserakan juga dapat menyebabkan kekacauan di rumah. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau