Penulis
KOMPAS.com - Pembangunan Jeddah Tower kembali menjadi sorotan dunia setelah proses pembangunannya sudah mencapai lantai ke-95 per Maret 2026.
Gedung super tinggi ini dirancang oleh firma arsitektur Adrian Smith + Gordon Gill Architecture.
Perusahaan arsitektur kenamaan ini dikenal luas karena pernah menggarap proyek-proyek besar seperti Burj Khalifa, Pearl River Tower di China, hingga Central Park Tower di New York.
Progres pembangunan Jeddah Tower pun tergolong cepat, dengan tim konstruksi mampu menambah satu lantai baru setiap tiga hingga lima hari.
Jika rampung sesuai rencana, menara ini akan melampaui ketinggian Burj Khalifa yang mencapai 828 meter. Dengan target lebih dari 1.000 meter, Jeddah Tower akan menjadi gedung tertinggi di dunia yang baru.
Proyek ini berada di bawah Jeddah Economic Company (JEC), perusahaan holding properti yang berdiri pada 2009. JEC merupakan usaha patungan sejumlah perusahaan besar di Arab Saudi, dengan Kingdom Holding Company sebagai pemegang saham mayoritas.
Sebagai informasi saja, proyek yang berlokasi di Kota Jeddah ini kembali dilanjutkan pada awal 2025 setelah sempat terhenti cukup lama.
Baca juga: Ini Konglomerat Pemilik Jeddah Tower, Calon Gedung Tertinggi di Dunia
Proyek ini memiliki perjalanan panjang. Pembangunan dimulai sejak 2013, tetapi sempat terhenti dua kali, penghentian pertama saat adanya kebijakan pembersihan anti-korupsi Arab Saudi pada 2017.
Konglomerat Arab Saudi, Al Waleed bin Talal yang merupakan pemegang saham JEC, pemilik Jeddah Tower, sempat ditahan oleh pemerintahan Kerajaan Arab Saudi di bawah Mohammed bin Salman (MBS).
Peristiwa penangkapan massal elit, pangeran, menteri, dan pebisnis terkemuka Arab Saudi ini dimulai pada 4 November 2017, dipimpin oleh MBS.
Mereka kemudian ditahan hotel mewah Ritz-Carlton Riyadh. Operasi ini menahan ratusan individu yang dituduh korupsi, yang kemudian dilepaskan.
Pembangunan Jeddah Tower terhenti untuk kedua kalinya, yakni saat awal pandemi global Covid-19. Proyek ini sempat terbengkalai sejak 2020 dengan progres sekitar 300 meter atau setara 68 lantai.
Kini, setelah melewati masa mangkrak, pembangunan Jeddah Tower kembali melaju dan semakin mendekati ambisinya untuk menjadi gedung tertinggi di dunia.
Direktur Eksekutif SBG, Ian Miller, melalui akun LinkedIn miliknya juga kerap membagikan perkembangan proyek ini. Ia menyebut timnya telah bersiap melakukan pengecoran beton di lantai ke-95.
Baca juga: Jeddah Tower Sudah Capai Lantai 95, Bakal Lampaui Burj Khalifa
“Saat ini kami sudah bersiap untuk melakukan pengecoran beton dinding di lantai 95,” tulisnya.