Manusia tidak dapat melihat cahaya inframerah atau ultraviolet, tapi sebagian besar hewan bisa. Bahkan, ikan mas dapat melihat cahaya inframerah dan ultraviolet.
Kita sering menggunakan sesuatu yang disebut indeks UV untuk mengukur seberapa banyak cahaya UV di luar. Indeks UV kadang-kadang dilaporkan dengan ramalan cuaca dan memberi tahu kita seberapa kuat radiasi UV pada hari itu.
Ada dua jenis sinar UV yang mengenai kita dari matahari, yang disebut UV-A dan UV-B. Tapi hanya sinar UV-B yang membantu pembuatan vitamin D.
Sinar UV-B penuh energi, seperti anak kecil yang tidak bisa duduk diam. Sinar ini memiliki lebih banyak energi daripada UV-A, energi ekstra itulah yang diperlukan untuk membuat vitamin D.
Baca juga: Kenali Gejala Kekurangan Vitamin D dan Faktor Risikonya
Ketika sinar UV-B mengenai kulit kita, energi dalam cahaya bergabung dengan bahan kimia di lapisan paling atas kulit kita.
Terkadang energi ini membantu tubuh menghasilkan vitamin D. Di lain waktu, kombinasi tersebut dapat menghasilkan bahan kimia buruk yang menyebabkan kulit terbakar, dan mungkin kemudian menjadi kanker kulit.
Ketika energi UV-B diserap oleh suatu bahan kimia, sinar itu memberi bahan kimia tersebut lebih banyak energi. Para ilmuwan menggambarkan ini sebagai bahan kimia yang “berenergi”
Panas dari sinar inframerah memberikan lebih banyak energi pada bahan kimia itu, sehingga banyak ikatan yang menahan bahan kimia itu terpisah dan berubah menjadi bahan kimia yang sama sekali berbeda.
Bayangkan bergandengan tangan dengan semua teman kamu dan membuat lingkaran besar, lalu berlarian ke sana kemari.
Beberapa teman kamu kehilangan cengkeraman mereka dan tangan mereka terpisah. Saat itu terjadi, bentuk lingkaran hilang dan berubah menjadi bentuk lain.
Inilah yang terjadi dalam kulit. Bahan kimia yang bergabung dengan UV-B berubah, karena hubungan antara atom dalam lingkaran putus, menjadi vitamin D.
Vitamin D kemudian diambil oleh darah yang mengalir melalui kulit.
Sebelum digunakan dalam tubuh, vitamin D harus melewati hati dan kemudian ke ginjal tempat vitamin ini berubah menjadi bentuk yang dapat berguna bagi tulang dan otot kita.
Baca juga: Baik untuk Tulang dan Imunitas Tubuh, Ini 4 Makanan Kaya Vitamin D
Mendapatkan sinar matahari pada kulit sangat penting, tapi jangan sampai mendapat terlalu banyak karena kulit bisa terbakar matahari.
Saat langit cerah, matahari bisa sangat kuat sehingga kita hanya perlu berada di luar selama beberapa menit setiap hari untuk menjaga vitamin D tetap tinggi.