Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 3 Desember 2025, 11:32 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Bantal adalah salah satu perlengkapan tidur yang paling sering digunakan setiap hari. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa bantal dapat menjadi tempat berkumpulnya kuman, minyak tubuh, keringat, dan debu yang bisa memicu masalah kulit, alergi, hingga mengganggu kualitas tidur. 

Studi dari Amerisleep menunjukkan bahwa melewatkan mencuci sarung bantal selama satu minggu dapat menyebabkan penumpukan hingga 3 juta bakteri.

Oleh karena itu, penting untuk membersihkan bantal secara berkala, bahkan jika kamu tidak punya mesin cuci atau menggunakan bantal yang tidak bisa dicuci seperti memory foam.

Membersihkan bantal dengan soda kue

Soda kue adalah bahan rumah tangga yang dikenal sebagai penghilang bau alami. Bahan ini bekerja dengan menyerap kelembapan dan menetralkan aroma tak sedap dari keringat, minyak wajah, atau bau kamar yang menempel pada bantal.

Baca juga: Ilmuwan Ungkap Sarung Bantal Lebih Kotor daripada Dudukan Kloset

Berikut adalah langkah-langkah membersihkan bantal dengan soda kue:

  • Lepaskan sarung bantal agar permukaan bantal bisa terkena soda kue secara langsung.
  • Taburkan soda kue secara merata di seluruh permukaan bantal. Pastikan bagian tengah dan sisi-sisinya juga tertutup.
  • Diamkan selama minimal 30 menit. Semakin lama didiamkan, semakin banyak bau yang dapat dinetralkan.
  • Setelah itu, gunakan penyedot debu dengan alat khusus celah atau sikat lembut untuk mengangkat seluruh butiran soda kue dari permukaan bantal.

Metode ini sangat membantu jika bantal memiliki bau lembap, bau keringat yang tajam, atau bau ruangan yang tidak sedap akibat jarang terkena sirkulasi udara.

Baca juga: Bisakah Mencuci Bantal dengan Mesin Cuci?

Membersihkan bantal dengan cuka

Jika bantal tetap berbau meski sudah diberi soda kue, kamu bisa memanfaatkan cuka putih sebagai solusi tambahan. 

Cuka memiliki sifat asam yang mampu menetralkan bau alkali dan membunuh sebagian bakteri penyebab aroma tak sedap.

Berikut adalah langkah-langkah membersihkan bantal dengan cuka 

  • Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot.
  • Kocok hingga tercampur rata.
  • Semprotkan tipis-tipis ke seluruh permukaan bantal. Hindari membasahi bantal terlalu banyak karena akan memperlama proses pengeringan.
  • Biarkan bantal mengering secara alami di ruangan yang berventilasi baik.
  • Jika ingin hasil lebih maksimal, lanjutkan proses pengeringan di bawah sinar matahari.

Metode ini efektif untuk menghilangkan bau lama yang sudah meresap jauh ke dalam bantal, misalnya dari keringat atau air liur.

Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Kuning di Kasur dan Bantal

Jemur bantal di bawah sinar matahari 

Sinar matahari mengandung sinar UV yang mampu membantu membunuh sebagian bakteri dan mengurangi kelembapan berlebih. Metode ini efektif, terutama untuk bantal yang tidak bisa dicuci, seperti memory foam.

Berikut adalah cara menjemur bantal dengan benar:

  • Lepaskan sarung bantal agar sinar matahari mengenai permukaan bantal secara langsung.
  • Letakkan bantal di tempat yang mendapat sinar matahari penuh, seperti teras atau halaman belakang.
  • Jemur selama beberapa jam, khususnya di waktu tengah hari saat sinar UV paling kuat.
  • Balikkan bantal sesekali agar kedua sisi terkena cahaya secara merata.

Jangan menjemur bantal hingga matahari sore atau menjelang malam karena terlalu lama di bawah sinar UV bisa membuat serat bantal melemah atau memudar.

Baca juga: 5 Penyebab Bantal dan Kasur Bau, Ini Cara Mengatasinya dengan Mudah

Seberapa sering bantal perlu dibersihkan?

Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tidur, sarung bantal idealnya diganti minimal seminggu sekali. Sementara itu, bantal perlu dicuci, jika memungkinkan, dua kali setahun atau lebih sering jika kamu mudah berkeringat atau sering makan di tempat tidur.

Jika bantal tidak bisa dicuci, lakukan penyegaran seperti di atas setidaknya 3 bulan sekali.

Selain itu, perhatikan tanda-tanda bantal sudah harus diganti, seperti:

  • Bantal menggumpal dan tidak kembali ke bentuk semula.
  • Isi bantal mulai hilang atau terasa tidak rata.
  • Terdapat bercak noda yang sulit hilang.
  • Bantal menimbulkan bau tidak sedap meskipun sudah dibersihkan.

Bantal idealnya diganti setiap dua tahun untuk menjaga kualitas tidur dan mengurangi risiko alergi akibat tungau debu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau