Penulis
KOMPAS.com - Bantal adalah salah satu perlengkapan tidur yang paling sering digunakan setiap hari. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa bantal dapat menjadi tempat berkumpulnya kuman, minyak tubuh, keringat, dan debu yang bisa memicu masalah kulit, alergi, hingga mengganggu kualitas tidur.
Studi dari Amerisleep menunjukkan bahwa melewatkan mencuci sarung bantal selama satu minggu dapat menyebabkan penumpukan hingga 3 juta bakteri.
Oleh karena itu, penting untuk membersihkan bantal secara berkala, bahkan jika kamu tidak punya mesin cuci atau menggunakan bantal yang tidak bisa dicuci seperti memory foam.
Soda kue adalah bahan rumah tangga yang dikenal sebagai penghilang bau alami. Bahan ini bekerja dengan menyerap kelembapan dan menetralkan aroma tak sedap dari keringat, minyak wajah, atau bau kamar yang menempel pada bantal.
Baca juga: Ilmuwan Ungkap Sarung Bantal Lebih Kotor daripada Dudukan Kloset
Berikut adalah langkah-langkah membersihkan bantal dengan soda kue:
Metode ini sangat membantu jika bantal memiliki bau lembap, bau keringat yang tajam, atau bau ruangan yang tidak sedap akibat jarang terkena sirkulasi udara.
Baca juga: Bisakah Mencuci Bantal dengan Mesin Cuci?
Jika bantal tetap berbau meski sudah diberi soda kue, kamu bisa memanfaatkan cuka putih sebagai solusi tambahan.
Cuka memiliki sifat asam yang mampu menetralkan bau alkali dan membunuh sebagian bakteri penyebab aroma tak sedap.
Berikut adalah langkah-langkah membersihkan bantal dengan cuka
Metode ini efektif untuk menghilangkan bau lama yang sudah meresap jauh ke dalam bantal, misalnya dari keringat atau air liur.
Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Kuning di Kasur dan Bantal
Sinar matahari mengandung sinar UV yang mampu membantu membunuh sebagian bakteri dan mengurangi kelembapan berlebih. Metode ini efektif, terutama untuk bantal yang tidak bisa dicuci, seperti memory foam.
Berikut adalah cara menjemur bantal dengan benar:
Jangan menjemur bantal hingga matahari sore atau menjelang malam karena terlalu lama di bawah sinar UV bisa membuat serat bantal melemah atau memudar.
Baca juga: 5 Penyebab Bantal dan Kasur Bau, Ini Cara Mengatasinya dengan Mudah
Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tidur, sarung bantal idealnya diganti minimal seminggu sekali. Sementara itu, bantal perlu dicuci, jika memungkinkan, dua kali setahun atau lebih sering jika kamu mudah berkeringat atau sering makan di tempat tidur.
Jika bantal tidak bisa dicuci, lakukan penyegaran seperti di atas setidaknya 3 bulan sekali.
Selain itu, perhatikan tanda-tanda bantal sudah harus diganti, seperti:
Bantal idealnya diganti setiap dua tahun untuk menjaga kualitas tidur dan mengurangi risiko alergi akibat tungau debu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang